SPMB Jabar Terkendala Server, Hari Kedua Eror Sejak Pagi! 

SPMB di SMAN 7 Kota Bandung
SPMB di SMAN 7 Kota Bandung
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Jawa Barat terkendala. Server eror di hari pertama dan kedua pelaksanaan SPMB.

Itu seperti yang terjadi di SMAN 7 Kota Bandung. Bahkan di hari kedua pelaksanaan, server eror sejak pagi. “Tadi sejak buka pagi sekitar pukul 08.30 server bisa diakses sekitar 30 menit. Sampai sekarang masih eror,” ujar PPID SMAN 7, N. Kurnia saat dijumpai sebelum waktu istirahat siang, Rabu (11/6).

Kurnia melanjutkan, gangguan server itu juga terjadi saat hari pertama atau Selasa (10/6). “Kalau kemarin (Selasa.red), gangguan server terjadi selepas Dzuhur,” bebernya.

Baca Juga:Pemkot Cimahi Usulkan Penataan Ulang Wilayah Perbatasan Margaasih, Bupati Bandung Minta Sesuai ProsedurMasih Marak, Satpol PP Bandung Barat Bongkar 600 Baliho Ilegal di Padalarang dan Lembang

Gangguan server itu nampaknya tidak hanya di SMAN 7 Bandung. Karena panitia juga rutin melaporkan dan memantau situasi SPMB di grup KCD.

Menurut Kurnia, gangguan server itu juga sempat menghambat pelaksanaan SPMB. Misalnya di hari pertama, setidaknya ada 28 orang yang datang ke SMAN 7 untuk mendaftar. Tapi hanya ada 13 orang yang sempat terlayani.

“Yang datang sebenarnya banyak. Tapi kalau server gangguan, kami tidak bisa berbuat banyak,” jelasnya.

Kurnia menjelaskan, mekanisme SPMB ini sebenarnya berjalan secara online. Namun siswa diperkenankan mendaftar langsung ke sekolah yang dituju. Tapi mekanismenya tetap online.

Artinya, siswa yang datang langsung itu dibantu dalam hal teknis. Misalnya untuk upload berkas. “Ini kan memfasilitasi orang tua atau siswa yang mungkin terkendala perangkat atau jaringan ketika mendaftar mandiri di rumah,” sambungnya.

Kuota SMAN 7 Bandung dalam SPMB ini ada 360 siswa. Mekanismenya terbagi dalam 2 tahap.

Untuk tahap 1 terbagi dalam Jalur Domisili 35 persen, Jalur Afirmasi 30 persen, dan Mutasi 5 persen. Lalu tahap 2 ada jalur prestasi 30 persen.

Baca Juga:Tablet Mewah Seharga Rp1 Miliar untuk DPRD, Tokoh Pemekaran KBB: Tidak Peka Dengan Kondisi Rakyat! SMKN 3 Cimahi Siapkan 5 Jurusan dan 570 Kuota untuk Siswa Baru Tahun Ajaran 2025

Dalam seleksi tahap 2 itu nanti para siswa juga diwajibkan mengikuti Tes Terstandar yang digelar Disdik. “Penilaiannya 50 persen nilai rapor dan 50 persen hasil tes,” tutupnya.(son)

0 Komentar