4 Jenis Uang Kuno 100 Rupiah di Indonesia, Berharga Mahal

uang kuno 100 rupiah
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Istimewa)
0 Komentar

Kelangkaan juga turut menentukan; edisi yang sulit ditemukan biasanya dibanderol lebih mahal. Selain itu, status graded atau sertifikasi dari lembaga profesional seperti PMG (Paper Money Guaranty) dapat meningkatkan nilai uang tersebut secara signifikan.

Selain itu, tahun penerbitan juga memengaruhi daya tarik, terutama jika tahun tersebut memiliki nilai sejarah tertentu atau desain yang khas. Terakhir, jumlah peredaran di pasaran juga turut berpengaruh—semakin sedikit yang tersedia, semakin tinggi pula harganya di mata kolektor.

Jik ingin mulai mengoleksi uang kuno 100 rupiah, ada beberapa tips yang bisa dijadikan pedoman. Pertama, belilah dari penjual terpercaya, baik melalui marketplace maupun komunitas kolektor. Selalu periksa keaslian dan kondisi fisik uang sebelum memutuskan untuk membeli.

Baca Juga:7 Rekomendasi Model Gelang Emas untuk Remaja di 2025AS Kerahkan 700 Marinir ke Los Angeles di Tengah Protes Kebijakan Imigrasi

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan katalog numismatik sebagai referensi untuk mengetahui harga pasar dan edisi-edisi yang tersedia. Selain itu, simpan koleksi uang dalam album khusus atau wadah yang kedap udara dan bebas lembap agar tidak mudah rusak.

Terakhir, bergabunglah dalam forum atau komunitas kolektor untuk menambah wawasan, bertukar informasi, dan mengikuti perkembangan tren di dunia koleksi uang kuno.

Kesimpulan

Uang kuno 100 rupiah memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Meski nilai nominalnya kecil, banyak edisi yang kini memiliki nilai koleksi dan investasi yang signifikan. Mulai dari uang kuno koin bergambar Rumah Gadang, Karapan Sapi, hingga uang kertas Cendrawasih atau Badak, masing-masing punya daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya.

Selama dipelihara dengan baik dan dibeli secara bijak, koleksi uang kuno 100 rupiah bisa menjadi hobi yang menyenangkan sekaligus menguntungkan. Tentunya uang kuno 100 rupiah ini bisa menjadi investasi jangka panjang yan menjanjikan.*

0 Komentar