Kegiatan penyembelihan dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan memotong hewan kurban dari Pemerintah Kota Cimahi, disusul dari ASN, Ketua DPRD, serta warga.
“Mudah-mudahan jam 14.30 semuanya sudah selesai dan siap dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Namun, penyembelihan sapi dari Presiden RI tidak dilakukan di area Masjid Agung. Menurut Deden, hal ini mengikuti instruksi dari pihak Istana yang mengharuskan pemotongan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH).
Baca Juga:Pengadaan Tablet DPRD KBB Disorot, Pengamat Politik: Efisiensi Digital atau Abaikan Prioritas?Komisi IV: Pemkot Bandung Memungkinkan Gratiskan Sekolah Swasta
“Awalnya hewan kurban sapi dari bapak presiden akan dipotong di Masjid Agung, namun terkait pembawa dari Jepara ke Masjid Agung itu agak susah, makanya ada arahan dari bapak presiden harus dipotong di rumah potong,” ujar Deden.
Total hewan kurban yang dipotong terdiri dari enam ekor sapi dan tiga ekor kambing. Enam sapi tersebut berasal dari Presiden RI, Wali Kota Cimahi, Wakil Wali Kota luar daerah, Ketua DPRD, ASN, serta warga masyarakat.
“Bakal sapi semuanya ada enam, dari bapak presiden, dari wali kota Cimahi, dari wakil luar kota Cimahi, Ketua DPRD, dari ASN, serta warga masyarakat. Ditambah hewan kambing tiga ekor dari warga masyarakat sekitar atau dari para jamaah,” jelasnya.
Terkait teknis pembagian daging, panitia tidak lagi menggunakan sistem kupon seperti tahun sebelumny…
