Yonif 315/Garuda Jadi Barak Militer Pembinaan Pelajar Kota Bogor, Bisa Tampung 100 Orang

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto dan Danyonif 315/Garuda, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata memastikan kesiapan barak militer di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Minggu (1/6).(Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto dan Danyonif 315/Garuda, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata memastikan kesiapan barak militer di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Minggu (1/6).(Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Yonif 315/Garuda dipilih menjadi lokasi sebagai barak militer bagi pelajar-pelajar di Kota Bogor yang membutuhkan bimbingan untuk mengenyam pendidikan, pelatihan dan pembinaan dengan pola asuh tentara.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim serta Komandan Kodim (Dandim) 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto dan Danyonif 315/Garuda, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata turut memastikan kesiapan program yang diusung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tersebut.

Tempat bimbingan ini berada di Yonif 315/Garuda, Gunung Batu, Kota Bogor yang bisa menampung 100 orang dengan rincian 80 laki-laki dan 20 perempuan.

Baca Juga:Badan Geologi Ingatkan Masyarakat Bandung Barat Waspadai Erupsi Freatik Tangkuban ParahuAngin Kencang Terjang 2 Desa di Ciamis, Puluhan Rumah Rusak

Nantinya, tempat yang sudah disiapkan tersebut akan diprioritaskan bagi anak-anak tingkat SMA sederajat dengan berkoordinasi bersama KCD Provinsi Jawa Barat dan juga akan melibatkan KPAID Kota Bogor serta psikolog dan pihak lain.

“Tempatnya sudah ada. Kita sedang mempersiapkan teknisnya dan anggarannya, dan pelatihnya juga sudah siap. Komandan Batalyon tentu dibimbing oleh Pak Dandim 0606/Kota Bogor bisa melaksanakan program sesuai dengan instruksi dari Gubernur Jawa Barat,” kata Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dikutip Senin (2/6).

Dalam proses penerimaannya nanti, kata Dedie, tentu akan dimulai melalui koordinasi pihak orang tua pelajar.

Menurutnya, pendekatan melalui orang tua sangat diperlukan dengan menyertakan pernyataan dari orang tua, bahwa sudah tidak mampu membina dan membimbing anaknya sehingga perlu mengikuti program tersebut.

Pelaksanaannya direncanakan akan dimulai pada Juni ataupun Juli untuk batch pertama. Pendaftarannya dibuka melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

“Yang lebih cocok mungkin nanti di Disdik (lokasi pendaftaran), karena ini ada namanya jalur pembinaan, ada jalur pendidikannya, termasuk juga nanti materi ini juga harus melibatkan guru, KPAI, psikolog, dan beberapa pihak yang bisa mendampingi, sehingga program ini bisa berjalan dengan maksimal,” terang Dedie.

Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto menyampaikan, materi pembelajaran akan disesuaikan dengan tingkatan sekolah, sehingga materi pembelajaran sama dengan di sekolah, disamping akan ada bimbingan dan pengasuhan di luar jam belajar tersebut.

Baca Juga:Pemkab Bogor Segera Lakukan Rotasi Jabatan Eselon IIMulai Malam Ini, Kota Bandung Terapkan Jam Malam untuk Pelajar

“Nanti itu materi tentang pengasuhan dari pelatih-pelatih yang berasal dari anggotanya Danyon 315/Garuda. Tentunya sejak dari bangun pagi sampai dia tidur lagi gitu, untuk bimbingan dan pengasuhan,” jelas dia.

0 Komentar