Ketika dikonfirmasi, Ketua RW01 Kampung Cibeuneur, Desa Nagreg, Nenden membenarkan, sebelum terjadi longsor di Desa Nagreg Kendan, sejak sore hingga malam banjir menerjang kawasan Jalan Raya Nagreg.
“Banjir gak cuma menggenangi Jalan Raya Nagreg, tapi juga puluhan rumah di RW01, 03, 12 dan RW13, Desa Nagreg ikut tergenang air,” bebernya.
Nenden menjelaskan, kondisi ketika banjir menggenangi pemukiman, sejumlah kios-kios dan toko yang berjajar di pinggir Jalan Raya Nagreg pun turut terendam air.
Baca Juga:Marak PHK Besar-besaran, OJK Imbau Perusahaan Pinjol Waspadai Risiko Gagal BayarJeje Ungkap Keterisian Jabatan DP2KBP3A Masih Menunggu Rekomendasi dari BKN
“Saya menduga kuat banjir yang menerjang kawasan Jalan Raya Nagreg, berasal gegara kiriman dari galian C di kawasan Jalan Lingkar Nagreg saat hujan lebat. Faktanya, air banjir bercampur lumpur tanah,” ungkapnya.
“Sampai malam, warga yang rumahnya terendam masih membersihkan genangan air dan lumpur. Bahkan gedung Posyandu juga sempat terendam,” pungkas Nenden. (Bas)
