YRBK Luncurkan Buku Studi Kebangsaan pada HarBukNas 2025

Pendiri Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Kota Banjar, Sofian Munawar (kanan) meluncurkan buku bertajuk 'The Greatest Memories: Buah Tangan Studi Kebangsaan' sebagai puncak rangkaian di Sekretariat YRBK, Kota Banjar belum lama ini. (Istimewa)
Pendiri Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Kota Banjar, Sofian Munawar (kanan) meluncurkan buku bertajuk 'The Greatest Memories: Buah Tangan Studi Kebangsaan' sebagai puncak rangkaian di Sekretariat YRBK, Kota Banjar belum lama ini. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memperingati Hari Buku Nasional (HarBukNas) 2025, Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) meluncurkan buku bertajuk ‘The Greatest Memories: Buah Tangan Studi Kebangsaan’ sebagai puncak rangkaian di Sekretariat YRBK, Kota Banjar.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Drs. H. Kaswad, M.Pd.I, para guru, siswa pegiat literasi, serta perwakilan OSIS SLTP dan SLTA se-Kota Banjar.

Sofian Munawar, Pendiri YRBK sekaligus penerima Anugerah Nugra Jasa Dharma Pustaloka, mengungkapkan bahwa buku ini adalah terbitan ke-81 yayasan tersebut.

Baca Juga:Jaga Performa Hindari Cedera, Begini Panduan Sehat bagi Pecinta OlahragaGak Harus Mahal! Menteri Koperasi Desak Biaya Akta Notaris Turun Jadi Rp2,5 Juta

“Literasi bukan pilihan, tapi kewajiban. Maju tidaknya bangsa tercermin dari seberapa gigih kita mendorong budaya baca,” tegasnya, Minggu (18/5/2025).

Sementara H Kaswad menekankan pentingnya buku sebagai pondasi kemajuan bangsa.

“Buku adalah pedoman utama dalam membangun peradaban. Literasi bukan sekadar kemampuan baca-tulis, tapi jalan menuju kemandirian berpikir,” ujarnya.

Peluncuran buku tersebut ditandai dengan penyerahan naskah dari Ketua YRBK, Siti Maroah, kepada Disdikbud, lalu diserahkan kembali kepada enam penulis muda yakni Adinda Zahra Sofiantima, Asti Maulani, Ardian Bagja Gumilang, Ghina Adhwa Syurayya, John E.V. Simanjuntak, dan Neisya Hafidza.

Buku yang menjadi karya kolaborasi siswa ini memuat refleksi kebangsaan hasil studi selama setahun.

“Ini adalah upaya kami menumbuhkan kesadaran generasi muda akan identitas bangsa melalui tulisan,” papar Adinda Zahra, salah satu penulis, saat mempresentasikan isi buku.

Acara semakin semarak dengan Parade Puisi yang menampilkan siswa dan tenaga pendidik berprestasi, seperti Akhsan Al Fath (SDN 1 Banjar), Refanatha Adialine Sutadi (SMPN 1 Banjar), serta guru SMPN 7 Banjar, Ayu Nurfauziah dan Anengsih.

Tak ketinggalan, perwakilan OSIS se-Kota Banjar turut menyumbang ide untuk pengembangan gerakan literasi lokal.

Baca Juga:KNPI Kota Bogor Diminta Aktif Kawal Program Makan Gratis hingga Koperasi Merah PutihDedi Mulyadi ‘Bakar’ Rp14 M untuk Desa, Klaim Bukan Masalah Besar Bagi Pemprov!

HarBukNas 2025 menjadi momentum bagi Banjar untuk memperkuat komitmennya sebagai kota literasi, dengan YRBK terus menjadi garda terdepan dalam menginspirasi generasi muda melalui buku. (CEP)

0 Komentar