JABAR EKSPRES – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu (14/5) malam.
Akibatnya, 21 rumah warga dan dua unit sepeda motor tertimbun lumpur di Kampung Anyar, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor
Sekretaris Desa Citeko Omen menyebut, peristiwa itu terjadi akibat adanya tembok penahan halaman di Desa Citeko yang ambruk.
Baca Juga:Aksi Suporter Picu Sanksi FIFA, Kuota Tiket Indonesia vs China Dikurangi 15 PersenAntisipasi Penyakit Mulut dan Kuku, DKPP Bandung Siapkan 150 Tim Monitoring Kurban
“Ada tembok penahan yang ambruk, peristiwa sekitar pukul 18.30 WIB,” ujarnya, Kamis (15/5).
Kemudian, air dari saluran drainase yang tersumbat membuat puluhan rumah warga terndam banjir.
“Air banjir masuk ke dalam rumah warga. Total ada 21 rumah terdampak dan dua motor ikut tertimbun akibat ambruknya tembok penahan,” jelasnya.
Banjir juga menggenangi peralatan rumah tangga, termasuk barang-barang elektronik seperti televisi.
“Awalnya saluran drainase tersumbat. Air kemudian masuk ke salah satu rumah warga, terbendung, hingga akhirnya menjebol tembok yang kemudian menimpa rumah lainnya,” tambahnya.
Omen melanjutkan, beberapa dinding ruangan dan kamar mandi warga rusak akibat tertimpa reruntuhan tembok.
Dari peristiwa itu, sebanyak lima keluarga terdampak, lalu dievakuasi ke mushola setempat.
Baca Juga:Dari 1500 RW di Kota Bandung, Realisasi KBS Baru Sentuh 28 Persen!Gedung Kwarcab Kabupaten Bogor Diresmikan, Anggota Pramuka Diberi Pelatihan Platform Digital
Ia memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat ini warga tengah membersihkan material banjir.
“Kami telah mengevakuasi warga terdampak dan mulai membersihkan puing-puing bangunan,”pungkasnya.
