JABAR EKSPRES – Batu akik merupakan batu mulia yang sempat trending di Indonesia beberapa tahun lalu.
Namun sampai saat ini, penggemar batu akik masih terus bertahan dan beberapa memiliki harga yang sangat mahal.
Dari banyaknya jenis batu akik yang ada, ada yang cukup dikenal di kalangan penggemar yakni kalimaya dan giok.
Baca Juga:3 Titik Tempat Jual Beli Uang Kuno Kertas dan Koin di BaliTempat Menjual Koleksi Uang Kuno Kertas dan Koin di Pekanbaru
Kalimaya dan giok merupakan dua jenis batu akik yang memiliki kekhasan dan kelebihannya masing-masing.
Dalam artikel kali ini, akan dibahas perbandingan antara dua batu mulia, batu kalimaya vs batu giok berdasarkan buku “Menjadi Miliarder dari Bisnis Batu Akik.”
Dari segi tampilan, ciri khas dari kalimaya ini adalah warna seperti pelangi di dalam batunya, layaknya hologram.
Karena tampilan tersebut, banyak yang mengira bahwa batu ini sintetis padahal asli dari alam.
Juga karena warnanya itu, banyak kolektor yang menyukai dan berani membelinya dengan harga mahal.
Salah satu jenis kalimaya paling mahal adalah black opal Banten, yang katanya termasuk batu langka.
Selain dapat ditemukan di Indonesia, kalimaya juga dapat ditemukan di negara lain seperti Brazil, Turki, Meksiko, hingga Australia.
Baca Juga:Tempat Jual Beli Uang Kuno Kertas dan Koin di Samarinda4 Titik Tempat Jual Beli Uang Kuno Kertas dan Koin di Balikpapan
Untuk tingkat kekerasan, batu ini memang tidak terlalu keras dengan hanya memiliki skala 6 mohs.
Namun dalam perkembangannya, giok ini lebih dikenal di masyarakat Cina yang ketika itu masih dalam bentuk kerajaan.
Warna khas batu ini memang hijau, tetapi ternyata ada warna lain seperti merah, orange, lavender, dan yang lainnya.
Hal lain yang membuat batu ini spesial dan diminati sejak dahulu ialah karena dipercaya memiliki khasiat kesehatan.
Di Indonesia, batu jenis ini yang paling dikenal adalah giok Aceh yang kabarnya menjadi buruan kolektor.
