Ini Pesan Dirjen PHU untuk Jemaah Haji Hadapi Cuaca Ekstrem Makkah! 

Prof. Hilman Latief Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).(Mong / Jabar Ekspres)
Prof. Hilman Latief Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).(Mong / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah mengingatkan seluruh jemaah haji asal Indonesia, termasuk dari Kota Cimahi, untuk menjaga kondisi fisik dan menaati aturan yang berlaku selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Pasalnya, suhu udara yang menyentuh 46 derajat Celsius serta regulasi baru menuntut kesiapan mental dan fisik yang lebih matang.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Prof. Hilman Latief, mengungkapkan bahwa lebih dari 60.000 jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi dalam gelombang pertama pemberangkatan.

Baca Juga:Operasi Premanisme, Polres Cimahi Ringkus 114 Orang, Termasuk Debt CollectorPenuhi Masa Pidana, Dua Napi Terorisme Lapas Karawang Bebas

Alhamdulillah, jadi sekarang sudah lebih dari 50.000 ya, mungkin 60.000 lebih. Jemaah kita dan insyaallah ini masih gelombang satu. Jemaah haji dari Cimahi pertama ya akan sampai di Madinah dan mereka akan tinggal 8–9 hari,” ujar Hilman saat di temui di Pusdikpom, Baros, Cimahi Tengah, Sabtu (10/5/2025).

Ia juga memberi imbauan khusus kepada jemaah untuk menjaga stamina sepanjang prosesi ibadah berlangsung.

“Untuk jemaah kita, saya harapkan tentu jaga kesehatan ya. Jaga energi, diatur ritme ibadah, minum jangan ketinggalan, minumnya jangan dikit-dikit tapi banyak, konsuminya per hari,” pesannya.

Hilman menegaskan bahwa puncak haji adalah fase terpenting, sehingga para jemaah harus mengelola kekuatan secara bijak.

“Yang penting jaga kesehatan dan bersabar, karena di sana itu lebih kepada harus mempersiapkan mental kita,” kata Maria saat ditemui usai pelepasan jemaah.

0 Komentar