5. Koin Emas Dinar Khalifah Harun Al-Rasyid
Dinar emas dari masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid (786–809 M) sangat langka dan memiliki nilai sejarah yang tinggi.
Koin ini terbuat dari perunggu dan memiliki lubang di tengahnya, sebuah ciri khas koin Cina kuno. Beberapa versi langka dari era tertentu seperti Dinasti Han sangat diminati, terutama jika dalam kondisi utuh dan memiliki cetakan yang jelas.
8. Koin Athenian Owl Tetradrachm (Yunani Kuno)
Koin ini menggambarkan kepala dewi Athena di satu sisi dan burung hantu (simbol kebijaksanaan) di sisi lainnya.
Baca Juga:5 Zodiak yang Membutuhkan Me TimeSpesifikasi Xiaomi Redmi 13X Smartphone Terjangkau dengan Kamera 108 MP dan Performa Andal
Tetradrachm adalah salah satu mata uang paling berpengaruh di dunia kuno, digunakan secara luas dalam perdagangan internasional.
Koin yang dalam kondisi baik bisa bernilai ribuan dolar, dan menjadi incaran utama dalam koleksi koin Yunani.
8. Florin Emas (Inggris, abad ke-14)
Florin emas yang dicetak oleh Raja Edward III pada tahun 1344 adalah salah satu koin terlangka dari Inggris.
Hanya tiga salinan yang diketahui masih ada saat ini. Karena kelangkaannya yang luar biasa dan makna historis sebagai simbol awal sistem moneter Inggris, koin ini dapat bernilai lebih dari satu juta dolar.
9. Koin Maharaja Gupta (India Kuno)
Dinasti Gupta (320–550 M) dianggap sebagai masa keemasan India kuno. Koin-koin dari masa ini terbuat dari emas dan menampilkan raja dengan simbol-simbol keagamaan dan budaya Hindu.
Desain artistik yang tinggi serta keterkaitannya dengan sejarah perkembangan agama dan seni membuat koin ini sangat bernilai di kalangan kolektor.
10. Shekel dari Tirus (Palestina / Levant)
Shekel dari kota Tirus sering disebut sebagai “30 perak” yang dikaitkan dengan pengkhianatan Yudas terhadap Yesus, menjadikannya sangat menarik dalam konteks religius dan historis.
