Pada akhir sesi hari Kamis, dari Top 50 Campers akan dikerucutkan kembali menjadi Top 24 Campers. Mereka yang terpilih akan berlatih secara terpisah. Sedangkan yang tersisih dari Top 24 Campers ini, nantinya akan bergabung dengan peserta yang tersisih dari Top 50 Campers. Untuk berjuang memperebutkan tiket Wild Card.
“Bagi Unselected Players yang tersisih dari Top 50 Campers, maupun yang juga tersisih dari Top 24 Campers nantinya, jangan berkecil hati. Harus tetap fokus dan serius menjalani latihan. Karena ada kesempatan kedua bagi kalian, yakni dengan mengejar tiket Wild Card untuk membuka pintu peluang bisa bersaing kembali untuk terpilih sebagai DBL Indonesia All-Star,” tegas Dimaz Muharri, Baskeball Director of DBL Academy.
Ada empat slot wild card masing-masing untuk putra dan putri nantinya. Pengumuman Wild Card akan dilakukan Sabtu nanti (3/5).
Baca Juga:Gapensi Kabupaten Bogor Gelar Mukercab IX, Sinergi dan Inovasi Menuju Konstruksi GemilangSkandal Tunjangan Rp3,5 M, Mantan Sekretaris DPRD Banjar Ditahan!
Mereka yang menerima wild card nantinya akan bergabung dengan Top 24 Campers. Bersaing untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjalani scrimmage game di Grand Atrium Kota Kasablanka, Minggu (4/5) nanti.
Venue berlangsungnya keseruan Kopi Good Day DBL Fest 2025, festival basket terbesar yang juga rangkaian dari DBL Camp di Jakarta ini.
Pengumuman siapa 12 putra dan putri terbaik yang menyandang sebagai Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2025 juga akan diumumkan disitu.
Pelatih dari World Basketball Academy (WBA), Shane Froling mengatakan hal terpenting yang dibutuhkan saat bermain basket adalah kerja keras, keinginan untuk terus berkembang serta mampu bangkit dari kegagalan.
Oleh karena itu, dia mengapresiasi penerapan konsep Wild Card pada Kopi Good Day DBL Camp ini.
“Harus saya akui jika unselected players juga punya kesempatan yang sama untuk menjadi All-Star. Mereka bisa mengejar itu jika mau mengembangkan skill di DBL Camp,” katanya.
