JABAR EKSPRES – Puasa Syawal, yang dilakukan selama enam hari setelah Ramadan, sering dianggap sebagai cara untuk melengkapi ibadah puasa yang telah dilakukan selama bulan suci. Namun, tahukah kamu bahwa puasa Syawal ini juga memiliki manfaat kesehatan yang sangat signifikan? Terlebih lagi, jika dilakukan dengan cara yang tepat, puasa Syawal dapat bertindak seperti intermittent fasting (puasa berkala), yang kini semakin populer sebagai metode untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara alami, termasuk mereset hormon tubuh.
Intermittent fasting adalah pola makan yang mengatur waktu makan dan waktu puasa. Prinsip utamanya adalah memberi tubuh waktu untuk beristirahat dari proses pencernaan agar bisa menjalani berbagai proses perbaikan dan penyembuhan. Dalam pola ini, tubuh tidak diberi asupan makanan dalam jangka waktu tertentu, sehingga memungkinkan metabolisme tubuh untuk bekerja lebih efisien.
