JABAR EKSPRES – Kegiatan di Gedung Sate kini dibatasi. Gedung ikonik di Kota Bandung itu hanya akan digunakan untuk kegiatan resmi pemerintahan.
Itu sebagai salah satu upaya untuk pelestarian gedung bersejarah tersebut sebagai salah satu cagar budaya. Kebijakan itu ditegaskan dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) SE Nomor: 37/KB.03.03.01/UM.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi utama Gedung Sate sebagai pusat administrasi pemerintahan. “Ini juga menjaga bangunan bersejarah yang memiliki nilai arsitektur tinggi dan menjadi simbol identitas masyarakat Jawa Barat,” kata Sekda Jabar Herman Suryatman.
Baca Juga:Diisi Tenaga Psikologi Terbaik, PT Martasandy Psychology Indonesia Kerap Torehkan Catatan ImpresifKantor Gubernur Jabar Bakal Berganti Nama, Gedung Bakorwil Bogor Jadi Gedung Pakuan Pajajaran
SE yang juga ditanda tangani Sekda Jabar itu menegaskan bahwa, pemanfaatan Gedung Sate harus senantiasa memperhatikan aspek pelestarian.
Gedung Sate hanya diperbolehkan untuk kegiatan resmi pemerintahan dan tidak digunakan untuk kegiatan di luar kepentingan tersebut.
Surat edaran ini ditujukan kepada para Asisten Daerah, Staf Ahli Gubernur, serta Kepala Perangkat Daerah dan Biro di lingkungan Pemda Provinsi Jabar. “Kami ingin melestarikan, melindungi, dan memanfaatkan Gedung Sate sesuai statusnya sebagai Cagar Budaya,” sambungnya.
SE ini merujuk pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, serta Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Nomor PM.04/PW.007/MKP/2010 tentang Penetapan Bangunan Bersejarah di Kota Bandung sebagai Benda Cagar Budaya, Situs, atau Kawasan Cagar Budaya.
Selain itu, landasan hukum lainnya adalah Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 032/Kep.791-BPKAD/2021 tentang Status Penggunaan Barang Milik Daerah berupa tanah dan bangunan pada 35 Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.
Harapanya, Gedung Sate teta bisa lestari dan terus berdiri kokoh. Sehingga bisa menjadi warisan luhur dan bisa dinikmati dari generasi ke generasi.(son)
