Tanah Amblas di Cihanjuang Kota Cimahi, Kerugian Capai Ratusan Juta

Kondisi Rumah Rusak Usai Tanah Amblas di Kawasan Gg Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi (mong)
Kondisi Rumah Rusak Usai Tanah Amblas di Kawasan Gg Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi (mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bencana tanah amblas di Gang Ikras 2, Cihanjuang, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp720 juta.

Data terbaru dari BPBD Kota Cimahi menunjukkan dampak bencana ini semakin meluas pasca hujan deras yang turun beberapa hari terakhir semakin meningkatkan risiko pergerakan tanah di kawasan tersebut.

Kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan, tetapi juga perabotan rumah tangga. Awalnya, jumlah rumah terdampak tercatat 10 unit, namun setelah asesmen ulang meningkat menjadi 11 rumah.

Baca Juga:Pemkab Bogor Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur, 24 Ruas Jalan Rusak Jadi Sasaran UtamaWarga Desak TPS Kamisama Serahkan Layanan Sampah ke DLH Kota Banjar

Jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak pun naik dari 12 menjadi 14 KK, dengan total warga yang terkena dampak bertambah dari 35 menjadi 46 jiwa.

“Kita sudah identifikasi dan melihat lagi sudut kemiringan elevasi bangunan. Kami membatasi area dengan elevasi sekitar 25-30 derajat sebagai wilayah rawan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan, saat ditemui di lokasi, Kamis (10/4/2025).

Menurut Andy, setelah dilakukan pemetaan, tim memutuskan bahwa wilayah yang terdampak lebih luas dari perkiraan awal.

Hal ini menjadi dasar bagi BPBD untuk merevisi jumlah rumah yang masuk dalam kategori terdampak.

Andy menjelaskan, bencana besar di kawasan ini dikategorikan sebagai longsor. Namun, dalam klasifikasinya, longsor terbagi menjadi beberapa jenis, seperti pergerakan tanah, tanah amblas, hingga likuifaksi.

“Jadi, boleh dikatakan ini adalah tanah amblas yang merupakan bagian dari longsor,” kata Andy.

Untuk mengantisipasi potensi dampak yang lebih luas, BPBD terus melakukan pemantauan terhadap kondisi tanah di sekitar lokasi kejadian. Andy menegaskan, prioritas utama adalah memastikan tidak ada korban jiwa.

Baca Juga:Hore! Bentar Lagi Insentif Guru Ngaji di Bandung Segera CairPerumda Pasar Tohaga Siapkan Peluncuran Tohaga Mart sebagai Distributor

“Kami pastikan tidak ada korban jiwa yang terdampak. Ini yang paling utama,” tegasnya. (Mong)

0 Komentar