JABAR EKSPRES – Belakangan ini ramai diperbincangkan sebuah aplikasi yang mengklaim bisa menghasilkan uang dengan mudah, yakni ProBintang. Banyak yang bertanya-tanya, apakah aplikasi ini benar-benar membayar atau justru merupakan jebakan penipuan berkedok investasi? Mari kita kupas tuntas fakta di balik aplikasi ini.
Begitu masuk ke dalam website atau aplikasi ProBintang, kesan pertama yang muncul sudah membuat kita patut curiga. Tampilannya sangat sederhana dan tidak profesional, khas aplikasi scam yang hanya bertujuan menjebak pengguna.
Aplikasi ini juga menawarkan berbagai paket “VIP harian” dengan iming-iming keuntungan cepat. Contohnya:
Baca Juga:Pinjaman Saldo Dana BRI 2025 Cair Hingga Rp20 Juta Tanpa Jaminan Cuma Pakai KTPCek Kapan Update iOS 19 Tahun 2025
- Investasi Rp35.000, dalam 1 hari menjadi Rp52.500
- Investasi Rp2 juta, dalam 3 hari menjadi Rp257 juta
Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Ketika pengguna mulai tergiur dan menyetorkan dana besar seperti Rp52 juta, uang tersebut bisa hangus, akun dibekukan, dan pengguna tidak bisa login kembali. Inilah momen ketika aplikasi mulai scam dan para korban mulai bermunculan.
Tak hanya itu, aplikasi ini juga memiliki sistem referal hingga tiga level:
- Level 1: 33%
- Level 2: 3%
- Level 3: 1%
Sistem ini mendorong pengguna untuk terus merekrut orang lain agar tetap ada aliran dana baru. Tapi perlu diingat, skema seperti ini hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung di awal. Sedangkan yang masuk belakangan hampir pasti menjadi korban.
ProBintangmemang sempat membayar di awal untuk menarik kepercayaan pengguna agar mau menyetor uang dalam jumlah yang lebih besar. Tapi ingat, uang yang mereka bayarkan sebenarnya berasal dari deposit pengguna lainnya, bukan dari hasil investasi riil.
