Polisi Dalami Motif Pelaku yang Ngaku Anggota Pokdar di Kecamatan Rancasari

Ngaku jadi Anggota Pokdar di Kecamatan Rancasari, Polisi terus Dalami Motif Pelaku
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono. Jum\'at (15/8). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung terus mendalami motif pelaku yang mengaku sebagai anggota Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar) di Kecamatan Rancasari, Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengatakan hingga kini pelaku masih dimintai keterangan terkait alasan mengaku menjadi anggota Pokdar di Kecamatan Rancasari tersebut.

“(Pelaku) sudah diamankan oleh tim Prabu (Polrestabes Bandung) dan telah diserahkan ke Polsek (Rancasari), dan sekarang sedang dimintai keterangannya,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung, Jum’at (15/8).

Baca Juga:Atletico Madrid Incar Nico Gonzalez, Proyek Baru di Ujung Bursa TransferDrama Transfer Alexander Isak, Ketegangan Jelang Musim Baru Newcastle United

Menurut Budi, selain mengaku sebagai anggota Pokdar, pelaku juga kerap mengaku sebagai anggota tim Prabu Polrestabes Bandung. Karena hal tersebut, pelaku terpaksa harus diamankan dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Nanti kita liat (dari hasil pemeriksaan) apakah ada warga yang merasa dirugikan dengan perilaku pelaku tersebut, atau dengan dia dia mengaku sebagai anggota polri sudah ada yang dirugikan. Kalau ada nanti kita proses,” imbuhnya.

Sebelumnya, seorang pria bernama RB Tommy Efviyantho di wilayah Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga mengaku menjadi anggota Pokdar.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaidi, menjelaskan bahwa pelaku nekat mengaku sebagai anggota Pokdar agar dapat membawa senjata api jenis mimis yang menyerupai revolver.

“Jadi, pelaku bukan mengaku sebagai anggota polisi, melainkan sebagai anggota Pokdar di Kecamatan Rancasari,” jelasnya saat dikonfirmasi.(San)

0 Komentar