Antisipasi Peredaran Telur Infertil, Polda Jabar Sidak Beberapa Pasar

Dok. Pedagang telur ayam di Pasar Cihaurgeulis. Foto: Dimas / Jabar Ekspres.
Dok. Pedagang telur ayam di Pasar Cihaurgeulis. Foto: Dimas / Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Guna menjaga kualitas dan keamanan pangan, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melakukan infeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran telur infertil atau hatched egg yang kerap diperjualbelikan di sejumlah pasar.

Diketahui telur infertil atau hatched egg ini, merupakan telur yang tidak dapat menetas atau tidak mengalami perkembangan embrio sehingga dilarang dijual di pasar karena dapat mengganggu supply dan demand daripada telur konsumsi.

Adapun tindakan yang dilakukan oleh Polda Jabar, kata Jules mulai dari pemeriksaan jenis dan kualitas telur yang beredar. Selain itu pengecekan harga juga menurutnya tidak luput dari pemeriksaan pihaknya.

Baca Juga:Diduga Langgar DAS dan Sebabkan Banjir Cimanggung, Sekda Jabar Minta Evaluasi 5 PerumahanEfisiensi Anggaran di Jabar Masih Dinamis, Sekda Sebut Ini Alasannya!

Maka dari itu, dengan adanya sidak atau pengecekan ini, Jules berharap peredaran telur infertil ke depannya dapat diantisipasi atau dicegah.

“Petugas juga terus melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada para penjual telur untuk tidak memperjualbelikan telur infertil,” pungkasnya.

(San).

0 Komentar