JABAR EKSPRES – Brader mendeklarasikan diri sebagai organisasi dalam perubahan sosial. Ketua Umum Brader Riezka Rahmatiana menyatakan bahwa Brader bukan sekadar gerakan relawan biasa, tetapi sebuah organisasi yang bertekad mengubah paradigma sosial di Jawa Barat.
“Hari ini bukan hanya sekadar berkumpul, tetapi memulai sebuah perjalanan baru untuk membangun masyarakat melalui tindakan nyata,” kata Riezka di Bandung, Jumat (14/3/2025).
Brader, yang sebelumnya dikenal sebagai gerakan relawan, kini hadir dengan misi yang lebih besar dan struktur organisasi yang solid. Dengan moto ‘Bergerak Bersama untuk Dedikasi dan Edukasi Rakyat” Brader bertekad menghadirkan perubahan melalui berbagai inisiatif di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.
Di bidang pendidikan, Brader akan membuka akses belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di bidang kesehatan, mereka akan membawa layanan kesehatan ke pelosok desa. Sementara di bidang ekonomi, Brader akan mendukung UMKM dan masyarakat kecil untuk mandiri. Di bidang lingkungan, mereka berkomitmen untuk melakukan penghijauan dan pengelolaan sampah.
Dalam mewujudkan hal itu, juga akan dibantu oleh mantan Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Purn. Dr. Drs. H Anton Charliyan. M.P.K.N, yang menjabat sebagai Dewan Pembina Brader.
“Kami yakin, perubahan hanya bisa terjadi jika kita bergerak bersama,” tambah Riezka.
Deklarasi ini menandai awal dari komitmen Brader dalam bergerak, mengabdi, dan membawa perubahan nyata bagi rakyat Jawa Barat. Dengan semangat yang membara, mereka siap membuktikan bahwa Brader bukan sekadar nama, tetapi sebuah gerakan aksi yang akan memberi dampak positif bagi masyarakat.