JABAR EKSPRES – Pasca banjir yang melanda di 13 Kecamatan dan 33 Desa di Kabupaten Bandung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Bandung) kini menyatakan status tanggap darurat banjir, Selasa (11/3/2025).
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama mengatakan jika status tanggap darurat banjir ini dimulai sejak Senin 10 Maret sampai Minggu 23 Maret 2025.
“Iya kami sudah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari,” ujarnya saat ditemui.
Baca Juga:Bermain Bersama Teman Saat Hujan Deras, Bocah 4 Tahun di Tasikmalaya Diduga Hilang Terseret Arus SungaiKasus Korupsi Pengadaan LNG, KPK Periksa Nicke Widyawati
“Kemudian juga sebanyak 2.262 jiwa memilih mengungsi dan sisanya memilih bertahan kami juga menyediakan pengungsian warga terdapat di beberapa titik yakni di Shelter Desa Dayeuhkolot, selain itu juga terdapat di beberapa masjid di Desa Citeureup,” tambahnya.
Meski begitu, pihaknya mengaku masih terus melakukan pemantauan. Bahkan, beberapa alat bantu seperti perahu dan tenda darurat sudah mulai disiagakan di beberapa lokasi banjir.
“Sementara untuk pengungsian warga terdapat di beberapa titik yakni di Shelter Desa Dayeuhkolot, selain itu juga terdapat di beberapa masjid di Desa Citeureup,” pungkasnya.
Dia menambahkan saat ini para masyarakat yang terdampak membutuhkan logistik pangan. Diantaranya, sembako, makanan siap saji, air mineral, makanan balita, dan susu UHT.
