JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berikhtiar mencari alternatif solusi amblasnya Jalan Saleh Danasamita, Batutulis imbas terjadinya bencana longsor beberapa waktu lalu.
Pasalnya, hingga kini jalan yang tergolong aktif tersebut menjadi lumpuh total lantaran penutupan akses jalan dan pengalihan arus lalulintas yang terbilang menyulitkan warga.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebut, pihaknya telah melakukan sejumlah kajian dan rapat koordinasi untuk menentukan dua rute baru sebagai pengganti Jalan Saleh Danasasmita yang amblas, yakni area sekitar Sumur Tujuh dan area Zona Hitam di sebelah Makam Mbah Dalem.
Baca Juga:8 Pria Dibekuk Polisi Setelah Gelapkan Mobil Rental di BandungDisdagkoperin Cimahi Temukan MinyaKita Tak Sesuai Takaran
Kedua lahan tersebut direncanakan bakal dijadikan jalan baru yang menghubungkan dari Jalan Lawanggintung ke Underpass Jalan Batutulis, menggantikan fungsi Jalan Saleh Danasasmita.
“Terkait dengan kebencanaan tadi, kita mencarikan alternatif pertama akses, karena akses yang sekarang terjadi longsor ternyata belum bisa dipastikan akan direhabilitasi karena adanya sumber mata air dan saluran air di bawah jalan tersebut. Kalaupun nanti diperbaiki, bisa jadi kejadian serupa akan terjadi lagi di tahun-tahun berikutnya,” kata Dedie, Senin (10/3).
Ia menuturkan pihaknya akan mengkaji terkait bidang yang akan dibebaskan ke depan serta peraturan pembebasan tersebut agar bisa dilakukan dengan cepat. Sebab menurut dia terdapat beberapa sertifkat di lahan tersebut.
Dedie juga menyoroti aspek pembiayaan yang mencakup pembebasan lahan, pembuatan Detail Engineering Design (DED), hingga proses pembangunan.
“Kalau pembangunan dengan status kondisi kebencanaan, bisa minta bantuan dari pusat, termasuk juga dalam konteks kelanjutan pemeliharaan Underpass Batutulis,” jelasnya.
Dedie menegaskan bahwa pembebasan lahan harus dilakukan oleh Pemkot Bogor menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
Saat ini, pemkot masih mengkaji aturan terkait agar proses pembebasan lahan dapat dilakukan dengan cepat.
Baca Juga:Banjir Belum Surut, Warga Dayeuhkolot Kesulitan Sahur dan Buka PuasaPersib Kehilangan Sejumlah Pemain, Hodak Tak Anggap Remeh Semen Padang
“Pembebasan lahan harus dilakukan tahun ini karena kalau tahun depan, masyarakat kasihan. Lama-lama bisa terisolir dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja,” pungkas Dedie. (YUD)
