Banjir Rendam Kawasan Rancabolang Bandung, Sudah 5 Hari Belum Surut

Banjir di kawasan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. (Sadam / JE)
Banjir di kawasan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. (Sadam / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kerap diguyur hujan dengan intensitas tinggi beberapa minggu terakhir, kawasan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung di kepung banjir selama 5 hari berturut-turut.

Ketua RT 03 RW 03, Nengsih mengaku, banjir di kawasannya belum juga surut hingga saat ini. Bahkan, diketahui genangan telah bertahan selama 4 hari terakhir.

“Belum ada surut sih, surut sedikit, paling beberapa cm lah, cuma 3 cm surut nya lah, udah mau lima hari terjadi genangan,” kata Nengsih, Rabu (5/3).

Baca Juga:Del Pino Optimis Persib Mampu Amankan 3 Poin Atas Persik KediriBangunan Halangi Drainase, Kota Bandung Terancam Banjir Berkepanjangan

Menurut Nengsih, lama surutnya genangan disebabkan oleh tertutupnya saluran air imbas pembangunan di kawasan tersebut. Sehingga, ketika hujan dengan intensitas tinggi turun, air tak bisa dialirkan yang menyebabkan banjir terjadi.

“Karena gak ada saluran buangan air sekarang udah ketutup kan banyak pembangunan jadi salurannya ketutup,” ucapnya.

“Kan pada ketutup sama jalur kereta cepat, jadi gorong-gorongnya pada ketutup,” tambahnya

Sementara itu, salah seorang warga RT 03 RW 03, Yudi, mengaku kondisi banjir saat ini sudah mulai surut. Namun, jika dibandingkan dengan sebelum surut, kedalaman banjir tersebut mencapai 70 cm.

“Ini sudah mulai suruh, kalau kemarin mah disini hampir sampai lutut lebih lah sekitar 70 cm kalau disini, kalau sekarang 50 cm, jadi sekarang sudah surut sekitar 20 cm lah,” ujar Yudi.

Yudi menyebut, penyebab kawasan tersebut banjir imbas adanya kereta api cepat yang menyebabkan beberapa saluran air tertutup proyek pembangunan tersebut.

“Penyebabnya itu semenjak ada kereta api cepat kan dulu ada saluran airnya ke arah kabupaten, Tegalluar, saluran-saluran ketutup semua sama proyek kereta api cepat,” pungkasnya.

0 Komentar