Dugaan Korupsi Retret Kepala Daerah, Mensesneg Beri Respons Begini

Ilustrasi sejumlah kepala daerah mengikuti retret kepala daerah di Akmil Magelang. (Dok. Jabar Ekspres)
Ilustrasi sejumlah kepala daerah mengikuti retret kepala daerah di Akmil Magelang. (Dok. Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika Sugiarto menyampaikan bahwa laporan dugaan korupsi dalam pelaksanaan kegiatan retret kepala daerah saat ini tengah dalam tahap verifikasi.

“Secara umum laporan yang masuk akan dilakukan verifikasi, telaah dan pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan,” ujarnya kepada media di Jakarta, dikutip Selasa (4/3/2025).

Koalisi menilai, terdapat sejumlah kejanggalan dalam penyelenggaraan retret kepala daerah tersebut, salah satunya penunjukan PT Lembah Tidar Indonesia (LTI) sebagai perusahaan yang mempersiapkan retret.

Baca Juga:Siapkan Rp180,9 Triliun untuk Penukaran Uang, Warga Bisa Daftar Lewat “Pintar”Pasokan Minyak Masih Andalkan Impor, Ada Celah Korupsi?

Menurutnya, dugaan kejanggalan itu bukan tanpa alasan, mengingat PT LTI dikelola oleh kader Partai Gerindra di mana Presiden Prabowo Subianto sebagai ketua umumnya.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjamin bahwa pelaksanaan retret kepala daerah sudah berjalan sesuai aturan.

“Saya pastikan semua berjalan sesuai dengan aturan, sesuai dengan perundang-undangan. Tidak ada yang dilanggar. Semua bisa kita buka,” ujarnya kepada awak media usai menggelar rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin (3/3).

0 Komentar