JABAR EKSPRES – Efisiensi anggaran nampaknya tidak hanya dilakukan di lingkungan pemerintah daerah. Tapi juga di instansi lainnya di Kota Bandung.
Salah satunya adalah KPU Kota Bandung. Buntut dari efisiensi itu, 6 unit mobil dinas KPU Kota Bandung ditarik pusat.
Ketua KPU Kota Bandung Khoirul Anam menuturkan, efisiensi anggaaran yang sebagaimana instruksi Presiden itu juga dilakukan KPU RI. Salah satu sasarannya adalah pemangkasan kegiatan operasional.
BACA JUGA: Efisiensi Anggaran, DPRD KBB Mengaku Bakal Tiadakan Rapat di Luar Kantor
“Jadi mobil dinas KPU se Indonesia itu ditarik. Termasuk di Bandung,” ucapnya selepas FGD Evaluasi Pilkada di Kantor KPU Kota Bandung, Sabtu (22/2).
Anam melanjutkan, total ada 6 unit mobil dinas KPU Kota Bandung yang ditarik. Selain itu juga 6 unit motor dari Provinsi.
Masih kata Anam, kegiatan lain yang dipangkas adalah bentuk – bentuk kegiatan seremonial atau FGD. “Seperti sekarang, FGD evaluasi pilkada ini dibuat sederhana. Biasanya kan sampai sewa meeting room,” jelasnya.
BACA JUGA: Gubernur Dedi Mulyadi Prioritaskan Efisiensi Anggaran untuk Kebutuhan Rakyat
Beberapa kegiatan sosialisaai yg bakal dilakukan selesai pilkada juga dipangkas. Dari yang awalnya beberapa kegiatan kini disisakan segelintir saja.
Anam menjabarkan, dalam proses efisiensi itu, KPU Kota Bandung juga sampai mengembalikan kucuran dana hibah dari Pemkot Bandung. “Ada sekitar Rp 24 miliar dana hibah dikembalikan,” sebutnya.
Ia berharap berbagai efisiensi itu tidak menghambat kinerja KPU ke depannya. KPU RI juga menuntut agar KPU daerah bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mensiasati efisiensi anggaran itu.(son)