“Takutnya ada yang bayar untuk cek kesehatan, tapi yang gratis malah dilama-lamain. Jadi kan kena imbasnya. Harapannya jangan sampai begitu,” tandasnya.
Salah seorang lansia, Wahyu (66), juga menyampaikan harapannya agar pemeriksaan kesehatan gratis ini tetap berjalan dengan pelayanan yang adil bagi semua warga, tanpa membedakan antara pasien berbayar dan yang memanfaatkan layanan gratis.
“Program ini bagus dan sangat membantu, terutama bagi lansia seperti saya yang butuh rutin cek kesehatan. Tapi saya berharap pelayanannya tetap sama, jangan sampai yang bayar diprioritaskan, sementara yang gratis harus menunggu lebih lama,” ujarnya.
Baca Juga:Efisiensi APBD 2025, Pemkot Cimahi Tunggu Arahan Besaran Pemangkasan AnggaranPolresta Bandung Gelar Operasi Keselamatan 2025, Fokus Edukasi dan Penegakan Hukum Lalu Lintas
Menurutnya, akses kesehatan yang merata penting bagi masyarakat, terutama bagi kalangan yang kurang mampu.
“Kalau bisa, jangan ada kesenjangan. Semua warga kan berhak dapat layanan yang baik,” tandasnya. (Mong)
