Sebagai contoh, di Halmahera Barat, masyarakat lebih memilih singkong dan pisang rebus sebagai sumber karbohidrat utama.
Dengan kebijakan yang fleksibel ini, program MBG diharapkan mampu mencakup kebutuhan gizi masyarakat Indonesia yang beragam, tanpa mengesampingkan kebiasaan dan budaya lokal di setiap wilayah.
