Catat Ya ini Pembelajaran Saat Puasa Ramadan 2025

Catat Ya ini Pembelajaran Saat Puasa Ramadan 2025
Catat Ya ini Pembelajaran Saat Puasa Ramadan 2025
0 Komentar

Menurut Nyanyu Khodijah, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, SE ini menjadi pedoman penting bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dalam merancang kegiatan pembelajaran di bulan Ramadan.

“Saya berharap SE ini dapat digunakan sebagai acuan oleh seluruh pihak di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk mempersiapkan rencana pembelajaran selama Ramadan. Dengan begitu, madrasah dan satuan pendidikan keagamaan lainnya bisa menyelaraskan kegiatan pembelajaran dengan semangat Ramadan,” ujar Nyanyu dalam pernyataannya.

Pembelajaran Ramadan dalam Tiga Tahapan

Dalam surat edaran tersebut, kegiatan pembelajaran selama Ramadan diatur dalam tiga tahapan utama:

1. Awal Bulan Ramadan: Pembelajaran Berbasis Keluarga dan Komunitas

Baca Juga:Hasil Akhir Pasca Sanggah CPNS Kemenag 2024, 1.559 Sanggahan DitolakLangsung Cair Saldo Gratis hingga Rp234.307 ke Akun DANA, Caranya Mudah

Di awal Ramadan, pembelajaran difokuskan pada lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan siswa dengan keluarga dan komunitasnya melalui aktivitas yang bermakna, seperti diskusi keagamaan, salat berjamaah, dan aktivitas belajar mandiri yang dipantau oleh pihak madrasah.

2. Tengah Bulan Ramadan: Pembelajaran di Madrasah dan Kegiatan Keagamaan

Ketika Ramadan memasuki pertengahan, pembelajaran mulai dilaksanakan di madrasah.

Tidak hanya terbatas pada mata pelajaran akademik, madrasah juga diimbau untuk menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membangun karakter mulia siswa.

Beberapa kegiatan yang disarankan meliputi:

  • Tadarus Al-Qur’an
  • Pesantren Kilat
  • Kajian Keislaman
  • Aktivitas Sosial yang membangun kepedulian dan solidaritas

Nyanyu menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembentukan akhlak mulia dan kepemimpinan siswa, sehingga mereka tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga memiliki kepribadian yang kokoh.

0 Komentar