Kecewa Tak Diperhatikan Pemerintah, Warga Desa Batulayang KBB Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

Papan proyek pengumuman swadaya perbaikan jalan Cikakak di Desa Bayulayang, Kecamatan Cililin, Bandung Barat. Dok warga Desa Batulayang
Papan proyek pengumuman swadaya perbaikan jalan Cikakak di Desa Bayulayang, Kecamatan Cililin, Bandung Barat. Dok warga Desa Batulayang
0 Komentar

Sementara ditanya status Jalan Raya  Cikakak Lebak, dikatakan Cepi merupakan aset milik Pemda Bandung Barat yang jadi akses penting masyarakat ke pusat ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan. Kondisi jalan itu rusak parah dan tak pernah disentuh perbaikan sejak 10 tahun silam.

“Ini jalan utama masyarakat. Karena rusak, akses warga sering terganggu. Bahkan tak jarang menelan korban kecelakaan. Karena itu kita bergerak sendiri dari pada ada korban lagi,” jelasnya.

Kepala Dinas PUPR KBB, Mochammad Ridwan Evi, mengatakan pemanfaatan DAK yang diperoleh melalui proses verifikasi di tiga kementerian, yaitu Kementerian PUPR, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) cukup penting. Lantaran APBD yang tersedia sangat terbatas.

Baca Juga:Target 1.000 Sambungan Rumah Air Bersih di Kota Banjar Belum TercapaiKegigihan Muhammad Nur Huda, Siswa SMKN 1 Cimahi yang Nyambi Jadi Ojol Demi Bantu Ekonomi Orang Tua

“Mengandalkan APBD saja tidak cukup, terutama di akhir 2023 yang kita ketahui sebagai puncak defisit. Sehingga kami ajukan permohonan DAK ke Kementerian PUPR pada awal tahun 2023,” kata M. Ridwan saat dihubungi.

Menurutnya, setelah melalui proses verifikasi yang ketat, KBB berhasil mendapatkan DAK sebesar Rp63 miliar. Dana ini kemudian digunakan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Tenjolaut di Kecamatan Cikalongwetan, Jalan Cipatik di Kecamatan Cihampelas, Jalan Nyalindung di Kecamatan Cipatat, serta beberapa jalan lain di Kecamatan Parongpong dan Sindangkerta.

0 Komentar