Lesunya Penumpang jadi Faktor Utama Ratusan Angkot di Bandung Barat Enggan Perpanjang Izin Operasional

Angkutan kota yang beroperasi di Bandung Barat sebagian besar tak memiliki izin operasional. Dok Jabar Ekspres/wit
Angkutan kota yang beroperasi di Bandung Barat sebagian besar tak memiliki izin operasional. Dok Jabar Ekspres/wit
0 Komentar

Fauzan tidak menampik citra angkutan umum di Bandung Barat memang kalah saing dengan moda transportasi publik lainnya seperti BRT Bandung Raya.

Kendati fokus terhadap percepatan operasional BRT, Fauzan memastikan angkutan lainnya seperti angkutan kota masih beroperasi. Nantinya angkot. akan dijadikan angkutan feeder. Dalam setiap program baru menurutnya Dishub KBB selalu menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat didalamnya.

“Kedepannya angkot ini akan diarahkan ke feeder. Sehingga nanti angkutan BRT ini jadi yang utama nah angkot menjadi feeder.  Untuk memaksimalkan pelayanan terus dari segi potensi permintaan angkutannya bisa terjaga. Jadi dari segi ekonominya berjalan semua. Sehingga BRT trayek utama dan angkot sebagai feeder,” ujarnya.

Baca Juga:TPA Sarimukti Dibatasi, DLH Kota Cimahi Prioritaskan Wilayah Pemilahan SampahBupati Bandung Ancam Segel Tempat Wisata Tak Berizin dan Mangkir Pajak!

Selain di Padalarang dikatakan pihaknya juga berencana akan membuka koridor Lembang untuk BRT. Karena itu ia akan menambah trayek angkot sebagai feeder.

“Dalam penataan transportasi ini kami juga memikirkan keberlangsungan angkot. Nantinya kendaraan ini akan melayani jalur-jalur yang menyambungkan BRT,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar