JABAR EKSPRES – Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan dirinya siap memenuhi panggilan dari KPK, untuk dimintai keterangan pekan depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasto di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (9/1/2025). “Saya nyatakan bahwa sebagai warga negara yang taat hukum, saya akan hadir memenuhi panggilan KPK tersebut dan memberikan keterangan dengan sebaik-baiknya.”
Sikap kooperatif dalam menjalani proses penyidikan tersebut, kata dia, dilakukan sebagai warga nergara yang taat hukum. Bahkan, ia mengungkit perjuangan Megawati hingga Soekarno sebagai jalan politik PDIP.
Baca Juga:Ajukan Banding Vonis Helena Lim, Kejagung: Sudah Diajukan 31 Desember 2024Karut Marut Tenaga Honorer Bandung Barat di Tengah Rekrutmen CPNS
Adapun Hasto dijadwalkan menjalani pemiksaan penyidik KPK pada Senin (13/1) mendatang. “Saya sudah menerima surat panggilan dari KPK untuk hadir pada 13 Januari 2025. Pada pukul 10.00 (WIB),” kata dia.
Sebelumnya, Penyidik KPK telah menetapkan dua orang tersangka baru terkait kasus Harun Masiku pada Selasa (24/12/2024), yakni Hasto Kristiyanto (HK) dan Advokat Donny Tri Istiqomah (DTI).
“HK bersama-sama dengan Harun Masiku, Saeful Bahri, dan DTI melakukan penyuapan terhadap Wahyu Setiawan dan Agustiani Tio Fridelina sebesar 19.000 dolar Singapura dan 38.350 dolar AS pada periode 16 Desember 2019—23 Desember 2019 agar Harun Masiku dapat ditetapkan sebagai anggota DPR RI periode 2019—2024 dari Dapil Sumsel I,” tutur Setyo.
