Penyandang Disabilitas Asal Cililin Bandung Barat Menanti Perhatian Khusus dari Pemerintah

Gina dan Siti, dua penyandang disabilitas asal Desa Bongas, Kecamatan Cililin menanti bantuan dari Pemda Bandung Barat. Selasa (7/1). Dok Jabar Ekspres/wit
Gina dan Siti, dua penyandang disabilitas asal Desa Bongas, Kecamatan Cililin menanti bantuan dari Pemda Bandung Barat. Selasa (7/1). Dok Jabar Ekspres/wit
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dua penyandang disabilitas di Kampung Sukamulya, Desa Bongas, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah berjuang di tengah keterbatasan fisik.

Dengan kondisi fisik yang membutuhkan perhatian khusus, kedua orang disabilitas bernama Gina Salsabila Desviyani (17) dan Siti Rantiah Haerani Kulsum (28) ini menanti uluran tangan dari pemerintah maupun masyarakat.

Inisiator Rumah Pintar Bongas, Rina Susanti menerangkan, dua orang disabilitas tersebut tidak bisa beraktifitas normal. Selain itu mereka pun kesulitan memenuhi kebutuhan popok hingga dirinya meminta bantuan berbagai pihak.

Baca Juga:Anggaran Perjalanan Dinas Dipangkas, APBN Hemat Rp3,6 TriliunPemerintah Salurkan Rp434,3 Triliun untuk Subsidi BBM hingga Listrik dari APBN 2024

“Gina dan Siti memang tidak bisa mengikuti kegiatan di Saung Pintar karena kondisi fisik, saya yang secara rutin datang ke rumahnya. Mereka diurus keluarganya yang memiliki aktifitas, separuh hari keduanya ditinggalkan dalam rumah tanpa penjagaan,”katanya.

Saat mengunjungi rumah keduanya, Rina melihat stok popok mereka hanya tersisa 1 sementara disitu terdapat 2 disabilitas dalam kondisi sama.

Kondisi Gina dan Siti mencerminkan tantangan dalam pelaksanaan program sosial di tingkat lokal. Meski ada upaya pemerintah seperti program sosial, distribusi bantuan kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas tampaknya masih kurang optimal.

0 Komentar