Telan Anggaran Rp28 Miliar, RSUD Pacira Siap Beroperasi pada Maret 2025

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan RSUD Pacira yang menelan Anggaran Rp28 Miliar, dan Siap Beroperasi pada Maret 2025. Foto Istimewa
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan RSUD Pacira yang menelan Anggaran Rp28 Miliar, dan Siap Beroperasi pada Maret 2025. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali (RSUD Pacira) di Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, terus berlanjut menuju tahap operasional yang direncanakan pada Maret 2025.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang menyampaikan bahwa RSUD Pacira dibangun untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah Pacira, yang selama ini cukup terisolasi dari fasilitas kesehatan. Terlebih secara geografis berada di lalu lintas yang padat, terutama pada akhir pekan.

“Kenapa kita dirikan RSUD Pacira? Karena Pacira itu jauh ke rumah sakit. Apalagi kalau musim weekend sering macet akibat banyaknya pengunjung wisata,” ujarnya pada Sabtu (28/12).

Baca Juga:HP Kamu Muncul Iklan Terus? Ini Cara Menghilangkan Iklan di Perangkat Android!Maksimalkan Samsung Galaxy Tab S10 Series: Inovasi Prosesor Dimensity 9300+

Dadang menjelaskan, sebelumnya, masyarakat di wilayah ini harus menempuh jarak yang cukup jauh dan menghadapi kemacetan untuk mendapatkan layanan medis.

Diharapkan dengan hadirnya RSUD Pacira, masyarakat tidak hanya lebih mudah mengakses fasilitas kesehatan, tetapi juga dapat merasakan manfaat dari pelayanan yang lebih dekat.

“Semoga RSUD ini bermanfaat bagi warga Pacira. Kita ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berobat tanpa harus menempuh perjalanan jauh,” tambahnya.

Kang DS sapaan akrabnya juga menyebut, jika target operasional rumah sakit ini dimulai pada Maret 2025.

Sedangkan pada tahap awal 2025, persiapan operasional, termasuk pengadaan alat kesehatan dan pembentukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), akan dimulai.

“Paling lambat dalam waktu 3 bulan ini, RSUD Pacira harus bisa beroperasional,” tambahnya.

Disisi lain, adanya RSUD Pacira menjadi bagian dari programnya untuk membangun lima rumah sakit di Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Atasi Krisis Air Bersih, Pemkot Banjar Bangun Sumur Bor Warga Desa Genteng Sumedang Kocar-Kacir Diserang Ratusan Tawon, Korban Alami Bengkak hingga Muntah

Sebelumnya, empat rumah sakit telah dibangun di wilayah lainnya, seperti RSUD Bedas Kertasari, Cimaung, Arjasari, dan Bojongsoang. Dengan tambahan RSUD Pacira, total rumah sakit di Kabupaten Bandung akan mencapai delapan unit pada 2025.

“Diharapkan ini dapat meningkatkan kualitas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Selain untuk meningkatkan layanan kesehatan, pembangunan RSUD Pacira juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

Kang DS mengungkapkan bahwa rumah sakit baru ini akan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

“Kami akan memprioritaskan masyarakat sekitar rumah sakit yang memiliki latar belakang tenaga kesehatan dalam perekrutan,” ujarnya.

0 Komentar