Duka Mendalam Keluarga Fathir, Berharap Kejadian Ini yang Terakhir

Ayah Almarhum Fathir, Heri Herdiansyah (42) saat ditemui di rumah duka di Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12). Foto Agi
Ayah Almarhum Fathir, Heri Herdiansyah (42) saat ditemui di rumah duka di Komplek Margahayu Permai, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12). Foto Agi
0 Komentar

Namun sesampainya di rumah, dirinya juga mendapat kabar dari kakaknya Fathir. Bahwa proses pengurusan jenazah Fathir sudah dilakukan oleh teman-temannya yang ada di Solo.

“Setelah sampai di rumah, alhamdulillah saudara atau teman ada semua. Saya menanyakan kepada anak yang pertama Teh Ica. Alhamdulillah lagi diurus disana oleh semua teman-teman yang di sana, kami anggap semua yang ada di sana saudara. Memang saya gak ada saudara di sana, tapi mau gak mau, temennya yang ada di sana turut membantu,” terangnya.

Ditanya terkait kronologis kejadian, menurut Heri, Fathir yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara ini mengaku belum mengetahui bagaimana kejadian tersebut terjadi.

Baca Juga:Pj Wali Kota Banjar akan Dijabat Soni HarisonKlaim Ada Pelanggaran, Sahrul-Gun Gun Gugat Hasil Pilkada Kabupaten Bandung ke Mahkamah Konstitusi

Menurut informasi, bahwa Fathir meninggal setelah mengalami kecelakaan tunggal sebelum pertandingan berlangsung.

Di sisi lain, Heri juga menyampaikan bagaimana keseharian anaknya yang sangat begitu mencintai Persib Bandung.

Menurutnya sejak kecil Fathir sangat tertarik dengan Sepak Bola sehingga menjelang dewasa sering menonton Persib, ditambah keluarganya pun sangat suka menonton Persib.

“Iya. Kebetulan almarhum benar-benar dari kecil suka yang namanya sepak bola. Menjelang ke dewasa, SMP, SMA, beliau memang dari dulu suka. Termasuk saya sendiri pun dari kecil juga suka Persib. Jadi kecintaan ini memang turun temurun,” kata Heri.

0 Komentar