DKPP Bandung Barat Cek Keamanan Anggur Shine Muscat dari China

Kepala DKPP Bandung Barat Lukmanul Hakim saat ditemui diruang kerjanya. Rabu (30/10). Dok Jabar Ekspres
Kepala DKPP Bandung Barat Lukmanul Hakim saat ditemui diruang kerjanya. Rabu (30/10). Dok Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan pengecekan terhadap produk pertanian impor, dalah satunya varietas anggur shine muscat.

Sekedar diketahui, Thailand menemukan zat berbahaya pada anggur shine muscat yang merupakan impor dari tiongkok. Bahkan varietas anggur shine muscat tersebut kini ramai diperbincangkan karena temuan pestisida di atas batas aman.

Kepala DKPP Bandung Barat, Lukmanul Halim memastikan kualitas buah anggur yang ada di pasaran diwilayahnya aman dikonsumsi warga. Hal itu berdasarkan pengecekan yang dilakukan oleh petugas DKPP KBB.

Baca Juga:Tirta Anom Targetkan Produksi Air Kemasan 7 Ribu Dus per Bulan pada Tahun 2025BMKG: Curah Hujan di Jabar dan Bandung Raya Rendah, Puncak Musim Hujan Diperkirakan November

“Kebetulan hari ini kami sudah cek lokasi, diantaranya tiga ritel yakni Lotte Mart tidak ada stok (kosong), lalu Yogya Junction. Lalu kami juga mengambil sampel di Pasar Tagog Padalarang dan kaki lima,” katanya saat ditemui, Rabu (30/10/2024).

Ia menambahkan, dalam kesempatan tersebut pihaknya langsung melakukan tes terhadap sampel buah yang diambil seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

Setelah dilakukan pengujian ternyata di semua yang kita ambil sampel tersebut tidak mengandung petisida jadi negatif. Di semua lokasi toko ritel besar dan pasar lalu kaki lima ternyata negatif residu petisida,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, DKPP sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) langsung melakukan pengecekan ke lapangan untuk memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman.

“Itu merupakan amanat dari undang-undang 18 tahun 2012 tentang pangan kemudian ditindaklanjuti Perpres 66 tahun 2021,” katanya.

“Makanan yang kita awasi termasuk diregitrasikan adalah pangan segar asal tumbuhan. Adapun pangan segar hewan itu hanya ayam saja yang dijamin keamanannya,” imbuhnya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk mengecek terlebih dahulu buah-buahan yang hendak dikonsumsi dan hendaknya selalu menjaga kebersihan buah sebelum dikonsumsi.

Baca Juga:Jamkrida Jabar Beberkan Rencana Strategis di Hadapan Komisi III BaruPengamat Politik Sebut Normalisasi Pelanggaran Pilkada Tidak Dibenarkan

“Jadi kepada masyarakat diimbau sebelum melakukam pembelian harus meneliti label yang ada pada produk buah itu. Kemudian cuci sebelum dikonsumsi,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar