Bahas APBD 2025, Nisya Ahmad Suarakan Wali Murid Mampu tetap Bayar SPP untuk Subsidi

Anggota DPRD Jabar Fraksi PAN Nisya Ahmad saat membacakan Pandangan Umum Fraksi di rapat paripurna, Jumat (25/10).
Anggota DPRD Jabar Fraksi PAN Nisya Ahmad saat membacakan Pandangan Umum Fraksi di rapat paripurna, Jumat (25/10).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Anggota DPRD Jawa Barat Nisya Ahmad menyuarakan agar wali murid yang mampu secara ekonomi tetap bayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Itu disampaikan selepas Paripurna di Kantor DPRD Jabar, Jumat (26/10).

Adik pesohor yang juga telah dilantik sebagai staf khusus presiden, Raffi Ahmad itu berkesempatan membacakan Pandangan Umum Fraksi PAN dalam rapat Pripurna tersebut. Pandangan umum tersebut terkait raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

Nisya menguraikan, pihaknya turut menyoroti perihal permasalahan pendidikan di Jawa Barat. “Jadi untuk masyarakat yang lebih mampu. Untuk (tetap.red) bayar SPP. Untuk bantu yang kurang mampu. Jadi semacam subsidilah,” jelasnya.

Baca Juga:Debat Pilbup Ciamis Hanya Satu Paslon, Begini Penjelasan KPUKPU Ciamis Gelar Lomba Stand Up Komedi, Ciptakan Suasana Bahagia Menjelang Pilkada

Nisya melanjutkan, langkah itu juga bertujuan untuk pemerataan pendidikan. “Biar masyarakat Jabar pendidikannya lebih merata. Yang kurang mampu bisa disubsidi oleh yang mampu,” ujarnya.

Respon Kisruh JFLS

Dalam kesempatan itu, Nisya juga merespon terkait kisruh program beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS). Ia mendorong agar program itu bisa lebih transparan lagi. “Dipertegas lagi. Supaya lebih transparan. Sehingga enak dan lebih baik juga untuk Jabar kedepannya,” ujarnya.

Di sisi lain dalam Pandangan Umum yang dibacakannya, Fraksi PAN turut memberikan masukan dalam Raperda APBD 2025. Di antaranya, mendorong sejumlah terobosan untuk mendongkrak pendapatan daerah yang merosot karena pemberlakukan Undang – Undang HKPD.

Seperti optimalisasi pajak alat berat hingga memperbanyak mobil samsat keliling. Lalu juga mendorong agar bonus atlet PON untuk segera direalisasikan.(son)

0 Komentar