Pendaftaran CPNS 2024 RESMI Diperpanjang 10 September, Ini Kata BKN

Ilustrasi Seleksi CPNS tahun 2024/ Tangkap Layar sscasn.bkn.go.id
Ilustrasi Seleksi CPNS tahun 2024/ Tangkap Layar sscasn.bkn.go.id
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pendaftaran CPNS tahun 2024 resmi diperpanjang hingga 10 September 2024, kecuali untuk Kemendikbudristek dan Kemenag. Berikut penjelasan dari BKN.

“Pendaftaran CPNS 2024 Diperpanjang hingga 10 September 2024 pukul 23.59 WIB,” demikian bunyi pengumuman dalam unggahan Instagram @bkngoidofficial, Kamis (5/9/2024).

BKN mengimbau para pelamar agar tidak mendaftar di akhir batas waktu pendaftaran CPNS tahun 2024.

Baca Juga:Diperpanjang, Pendaftaran CPNS 2024 Kejaksaan hingga 10 September 2024CEK Jumlah Pelamar CPNS 2024 di Cirebon, Depok dan Cimahi, Mana Instansi Sepi Peminat?

“Untuk kelancaran proses pendaftaran, para pelamar #SeleksiCPNS2024 diminta tidak melakukan pendaftaran saat mendekati batas akhir waktu. Pelamar diminta untuk memanfaatkan kesempatan waktu perpanjangan pendaftaran ini dengan maksimal,” kata BKN.

Sebagaimana diketahui, pendaftaran Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2024 masih berlangsung.

Sejak 20 Agustus 2024, pendaftaran CPNS dilakukan secara online melalui situs Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (SSCASN BKN).

Awalnya, pendaftaran CPNS 2024 dijadwalkan berakhir pada Jumat, 6 September 2024, kecuali untuk Kemendikbudristek dan Kemenag.

Pendaftaran untuk Kemendikbudristek akan ditutup pada 13 September 2024, sementara untuk Kemenag pada 14 September 2024.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, muncul kendala teknis yang menjadi sorotan, seperti masalah akses e-meterai.

Peruri selaku penyedia resminya memiliki situs khusus, meterai-elektronik.com, untuk pembelian e-meterai, tetapi situs tersebut tidak dapat diakses sejak Rabu (4/9/2024).

Baca Juga:UPDATE, Ini Jumlah Pelamar CPNS 2024 di Karawang, Bogor, Ciamis, Garut dan Kabupaten Bandung5 Pemkot/Pemkab di Jawa Timur Sepi Peminat CPNS 2024, Peluang Tinggi?

Dengan waktu pendaftaran yang semakin singkat, lonjakan pengguna telah menyebabkan antrean panjang di situs layanan e-meterai.

Para warganet pun meminta pemerintah untuk memastikan bahwa fasilitas e-meterai dapat diakses dengan adil, sesuai dengan syarat pendaftaran.

 

0 Komentar