CIMAHI, JABAR EKSPRES – Menjelang Pilkada 2024, Bawaslu Kota Cimahi semakin intensif dalam mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam pengawasan pesta demokrasi ini.
Melalui serangkaian pelatihan dan sosialisasi, Bawaslu bertujuan membentuk kader pengawas partisipatif yang akan berperan penting dalam memastikan pemilu berjalan dengan jujur dan adil.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (PPHM) Bawaslu Kota Cimahi, Akhmad Yasin, menjelaskan pelatihan yang digelar di Ahadiat Hotel & Bungalow, Kota Bandung, selama dua hari dari 26-27 Agustus 2024, tidak hanya sebatas sosialisasi biasa.
Baca Juga:Resmi Dilantik, Kesha Jadi Anggota DPRD KBB TermudaPilkada 2024, KPU Jabar Targetkan Angka Partisipan di Pilgub Capai 76 Persen
Selain itu, Akhmad Yasin menegaskan bahwa peran pengawas partisipatif sangat krusial dalam pemilu. Masyarakat perlu paham tentang apa yang harus diawasi agar pengawasan dapat dilakukan secara efektif.
“Nah, hari ini kami menyempurnakan dengan membekali mereka dengan ilmu dan informasi, agar mereka secara komprehensif melakukan pengawasan partisipatif,” tambahnya.
“Tentu kami terus melakukan pelatihan kepada masyarakat, agar masyarakat tidak putus informasi dan bisa melek regulasi,” ujarnya.
Dilokasi yang sama, Kordiv Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kota Cimahi, Zaenal Ginan, menekankan pentingnya kaderisasi untuk menambah jumlah pengawas pemilu.
Meskipun para kader ini tidak memiliki kewenangan penindakan, mereka berperan penting dalam menyebarkan informasi terkait pengawasan pemilu.
