“Dominan SMP, SMA, karena memang masa-masa pertemanan kan hidup banget di waktu itu. Kalau TK dan SD, itu biasanya yang lebih maju atau bicara mulai dari konsep itu orang tua si siswa, kalau SMA itu kan sudah dikelola sama OSIS nya, artinya sudah mandiri dan bisa diajak diskusi soal konsep,” bebernya.
Selain itu, tantangan saat ini dalam bisnis pembuatan buku tahunan yakni bicara terkait kepercayaan. Karena menurutnya dirinya bekerja di bidang jasa, artinya kepercayaan yang mereka jual.
Apalagi proses pengerjaan buku tahunan ini paling lama sekitar 4 bulan dan itu dimulai dari konsep, pengambilan gambar, pengumpulan data, edit foto, desain dan layout, cetak dan distribusi.
Baca Juga:Bambang Hidayah Dipasangkan dengan Mujamil, Gunakan Slogan BagjaBupati Bandung Takziah ke Keluarga Korban Pembunuhan di Pacet, akan Terus Kawal Hingga Persidangan
Sehingga dibutuhkan juga orang-orang yang kreatif dan juga profesional dalam pengerjaanya.
Bani juga menyadari bergerak di bidang kreatif perlu inovasi pada setiap langkahnya. Sehingga dirinya terus berpikir bagaimana melahirkan produk-produk dengan melihat perkembangan pasar.
