Juwanda pun menilai semua permasalahan yang ada di Bandung, akar masalahnya ada pada pemerintahan dahulu. Katanya, jika pemerintahannya tak bersih dan korup banyak oknum, maka tak akan sampai program-program ke masyarakat.
“Anggaran akan bocor enggak sampai ke masyarakat. APBD Bandung kan Rp 7,6 triliun. Itu dengan pendapatan yang menurut saya ada kehilangan Rp 1,5 triliun. Kalau itu bisa dikembalikan pendapatan Bandung supaya normal maka targetnya bisa capai Rp 9 triliun APBD kita lewat selesaikan banyak masalah tersebut. Intinya, ciptakan pemerintahan yang bersih, transparan lewat digitalisasi, dan jangan ada jual beli jabatan, serta PNS mesti dibangun supaya proaktif melayani. Jika semua telah diwujudkan maka akan tercipta kota yang nyaman, ekosistem bisnis yang baik, dan masyarakat sejahtera,” ujar Juwanda. (san)
