JABAR EKSPRES – Saritem. Nama daerah yang berada di pusat Kota Bandung itu masih erat dengan wilayah lokalisasi atau prostitusi. Konon legenda Saritem sebagai area yang identik dengan aktivitas itu sudah ada sejak dari zaman Hindia Belanda. Namun hari ini, warga di wilayah Saritem tengah memulihkan hal demikian.
Satu per satu warga saling bergantian memeriksa kesehatan. Antrean yang muncul seolah jadi tanda bahwa antusiasme lahir di RW 09, kala rangkaian kegiatan The Other Side of Saritem dimulai dari pukul 9 pagi.
Sejumlah kegiatan amal diadakan dalam ‘The Other Side of Saritem’, di Jalan Saritem RW 09, Kecamatan Andir, pada Kamis (27/6). Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga kegiatan UMKM.
Baca Juga:Tiga Jemaah Haji Asal Kota Cimahi Meninggal DuniaHaji 2024, 44 Jemaah Asal Jabar Meninggal Dunia di Tanah Suci
Dia menjelaskan, dalam rangkaian kegiatan ‘The Other Side of Saritem’ itu, pihaknya mengadakan pemeriksaan gratis. Seperti pemeriksaan mata, gula darah, fisioterapi dan kesehatan umum lainnya.
Di samping memberdayakan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dirinya juga memfasilitasi mereka untuk dapatkan sertifikasi halal dan NRIB tanpa pungutan biaya.
“Saritem Festival itu kegiatan yang dinaungi khususnya pemuda di Saritem. Jadi acara ini tuh berkesinambungan dengan Road to Saritem itu sendiri,” ungkapnya.
“Alhamdulillah respon warga positif. Bahkan antusias itu melebihi kuota. Alhamdulillah untuk para tim dokter juga membantu sepanjang jadwal dalam acara ini,” tandasnya.
