Menteri PANRB Luncurkan GovTech Sebagai Keterpaduan Layanan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Minggu (26/5). Foto/ANTARA
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat memberikan keterangan pers di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Minggu (26/5). Foto/ANTARA
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menekankan Government Technology (GovTech) Indonesia yang akan diluncurkan pada Senin pagi.

Anas menegaskan bahwa Government Technoloy (GovTech) bukan merupakan aplikasi melainkan keterpaduan layanan.

Nah, Presiden telah memerintahkan ini. Nanti targetnya di Oktober ini, September-Oktober sebagian sudah mulai terinteroperabilitas,’’ lanjutnya.

Baca Juga:Golkar Jabar PD Bangun Koalisi Gemuk, Ini Parpol yang MerapatPolda Jabar: Kasus Vina di Cirebon Sulit Diungkap karena Belum Ada Saksi yang Berani Menerangkan

‘’Sekarang kami masih bertahap. Dari tujuh layanan tadi, kami terus bekerja keras, salah satunya adalah di Kemenkes sedang bergerak untuk menginteroperabilitas berupa layanan ke dalam Satu Sehat,’’ ucap Menteri PANRB.

Maka dari itu, Anas mengatakan bahwa Kementerian-lembaga dalam tanda kutip disebut tidak boleh membuat aplikasi baru, kecuali menginteroperabilitaskannya.

‘’Jadi, ini ada tahapan-tahapan launching (peluncuran) yang akan dilakukan pemerintah. Besok tentang GovTech-nya, government technology-nya, dan besok kami akan umumkan Indeks SPBE seluruh kabupaten/kota dan seluruh kementerian/lembaga,’’ kata Anas.

0 Komentar