JABAR EKSPRES – Pemuda Kampung Citeureup, Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil memanfaatkan keberadaan eceng gondok yang tumbuh subur di perairan Waduk Saguling.
Rumah Hayati, nama kelompok dengan personil lebih dari 10 orang itu berhasil menjadikan eceng gondok sebagai media tanam yakni pupuk organik.
Menurutnya, keberadaan eceng gondok yang melimpah di kawasan tersebut tidak dianggap menjadi gulma. Tetapi pihaknya mencoba mengoptimalkan eceng gondok menjadi bahan baku pupuk organik.
Baca Juga:Yakini Pegi alias Perong Jadi Korban Salah Tangkap, Rekan Kerja Siap beri KesaksianTolak RUU Penyiaran, Sejumlah Organisasi Pers Gelar Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI
“Kami dengan tim mencoba mencari solusi untuk membantu meringankan petani dan kita juga mendapat keuntungan bisa memperkejakan masyarakat sekitar,” ucapnya.
Ia berharap, produk pupuk organik berbahan dasar eceng gondok ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, pihaknya juga berharap dukungan maksimal dari pemerintah.
Harapan kami Rumah hayati yang memproduksi pupuk hayati Biosuper bisa menjadi solusi para petani di KBB dan pemerintah bisa mensupport kegiatan yang dilakukan oleh kami,” katanya. (Wit)
