Sementara itu, seorang pengendara sepeda motor, Nasrul Nasruddin (26), warga Kecamatan Rancaekek mengaku, perlu melambatkan kendaraan serta ekstra hati-hati setiap melintasi Jalan Panyawungan.
“Takut jatuh, soalnya itu banyak batu-batu ada yang batunya besar lagi. Terus di sebelum Kantor Polsek Cileunyi lobangnya lumayan besar dan dalem,” imbuhnya.
Nasruddin kerap melintasi Jalan Panyawungan karena dinilai efisien untuk menghindari kemacetan, yang sering terjadi ketika pagi di Dangdeur, Jalan Raya Garut-Bandung dan area Cileunyi di Jalur Percobaan.
Baca Juga:Pemkab Bogor Perkuat Peran Pol PP Untuk Pengamanan PilkadaWarga Cileunyi Wetan Terlantar di Dubai Selama 2 Tahun Gegara Tertipu Penyalur Tenaga Kerja, Berharap Bisa Pulang ke Tanah Air
“Lumayan jadi jalur alternatif ini, bisa tembus langsung ke Stasiun Rancaekek, deket ke rumah. Cuman memang risih juga, enggak nyaman karena kondisinya rusak,” tuturnya.
“Harapan diperbaiki biar gak khawatir kepeleset jatuh. Saya lihat juga di jajaran pabrik ada Kantor (Kementerian) PUPR, masa depannya jalan rusak nggak pada tahu. Minimal bisa sama orang kantor hubungi dinas terkait untuk perbaikan,” pungkas Nasruddin. (Bas)
