Spoiler One Piece Chapter 1115: Perang Senjata Kuno Ternyata Merupakan Penyebab Tenggelamnya Dunia!

Spoiler One Piece Chapter 1115: Perang Senjata Kuno Ternyata Merupakan Penyebab Tenggelamnya Dunia!
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Berikut ini merupakan pembicaraan menarik dalam spoiler One Piece Chapter 1115 yang sedang ramai di kalangan para penggemar.

Buat kalian para pecinta One Piece, pastinya chapter 1115 sudah sangat dinantikan. One Piece rilis minggu ini dan masih melanjutkan cerita panas dari Dr. Vegapunk yang menyebar di seluruh dunia.

Beberapa leaker sudah memberikan hint mengenai manga One Piece chapter 1115. Kita diminta untuk mengencangkan sabuk pengaman karena akan ada mitologi yang dikembangkan dalam chapter kali ini. Chapter ini kembali berfokus pada informasi tentang Joy Boy dan abad kekosongan.

Baca Juga:Jadwal Keberangkatan Kereta Cepat Whoosh Hari Ini, 22 Mei 2024Jadwal Layanan SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, 22 Mei 2024

Dalam chapter ini, misteri mengenai abad kekosongan di dunia One Piece mulai terungkap, termasuk informasi mengenai The Great Kingdom yang memiliki peradaban sangat maju. Ternyata, kerajaan kuno ini berafiliasi dengan suku bulan yang turun ke bumi untuk mencari sumber daya alam.

Hal ini dijelaskan dalam cover story Enel, di mana suku bulan tinggal di kerajaan Birka di bulan. Mereka turun ke bumi karena sumber daya di bulan sudah habis.

Salah satu teknologi yang didapatkan kerajaan kuno dari para ras bulan itu adalah Mother Flame. Mother Flame, yang digambarkan dalam cover story Enel sebagai api dalam wadah, memiliki kemiripan dengan energi nuklir di dunia nyata.

Energi ini tidak dapat diperbarui, sehingga ketika sumber daya habis, energi ini tidak bisa diciptakan lagi.

Penyalahgunaan Mother Flame oleh Dr. Vegapunk

Penciptaan Mother Flame oleh Vegapunk merupakan dosa besar karena pembangkit energi ini membutuhkan biaya yang sangat mahal dan dapat disalahgunakan sebagai senjata pemusnah massal. Impian Dr. Vegapunk adalah menciptakan perdamaian dunia dengan energi tak terbatas yang dapat diakses oleh semua orang.

Namun, teknologi ini hanya bisa dimiliki oleh kerajaan-kerajaan berkuasa, sementara kerajaan miskin terus berperang.

0 Komentar