JABAR EKSPRES – Kronologi kecelakaan maut bus pariwisata terguling, yang membawa rombongan anak sekolah dari SMK Lingga Kencana Depok di Lembah Sari Mas, Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/05) malam diungkap pihak kepolisian.
Kecelakaan yang menewaskan 9 orang ini dijelaskan oleh Kasatlantas Polres Subang AKP Undang Syarif Hidayat, karena bus mengalami hilang kendali dan menabrak beberapa kendaraan lain hingga akhirnya terguling.
“Memberitahukan bahwa pada Sabtu malam pukul 18.48 telah terjadi kecelakaan bus nopol AD 7542 OG terguling,” ungkapnya kepada wartawan.
Baca Juga:Link Tes Ujian GMON Terbaru 2024, Masihkan Punya Perasaan Untuk Mantan?Baru Seminggu Rilis, Apakah Investasi di Aplikasi AUTEL Aman dan Jangka Panjang?
Baca juga : Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang, 9 Orang Tewas di Lokasi
AKP Undang Syarif menjelaskan, sementara data yang didapatnya menyebutkan bahwa bus berisi sekitar 40 penumpang. Dia juga menceritakan kronologi kejadian hingga bus mengalami kecelakaan.
“Kendaraan bus dari arah lembang menuju ke Subang, pas di Jalan Ciater oleng ke kanan menabrak kendaraan roda empat Feroza, selanjutnya terguling ke kanan menabrak Mio dari jalur berlawanan, selanjutnya melaju ke kanan menabrak kendaraan motor yang berhenti dibahu jalan,” ujarnya.
Hingga akhirnya bus mengalami terguling dan menewaskan 9 orang, empat di antaranya meninggal di lokasi kejadian.
Selama proses evakuasi korban, AKP Undang Syarif juga sudah mendatangkan derek.
‘Selain untuk mempermudah evakuasi korban juga untuk mengevakuasi bis biar jalur cepat lancar lagi.” jelasnya.
Sementara untuk penyebab kecelakaan sendiri, Undang Syarid menyebut masih dalam penyelidikan.
Baca Juga:Akhirnya Tertangkap, Ini Wajah Terduga Pelaku Pembunuh Danramil Aradide Papua TengahDaftar Harga Marchandise yang Dijual di BTS POP-UP MONOCHROME IN JAKARTA
Sementara dari keterangan Direktur Utama RSUD Subang Ahmad Nasuhi, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan akan menerima para korban di beberapa layanan kesehatan terdekat untuk korban yang mengalami luka ringan.
“Yang mengalami luka ringan sedang ditangani puskesmas Palasari Ciater, Sedangkan untuk korban yang luka berat dan meninggal dievakuasi ke RSUD Subang” ujarnya.
