Siswi SMKN 3 Cimahi Ciptakan Desain Busana Muslim Kreatif dari Bahan Sederhana

Doc. Prestasi Gemilang Dua Siswi Juara Desain Pakaian Muslim (Mong)
Doc. Prestasi Gemilang Dua Siswi Juara Desain Pakaian Muslim (Mong)
0 Komentar

“Kita berdua yang mendesain sendiri dan karena itu tantangan dari mereka juga, lalu dari desain itu akan dijual disana,” ucap siswi berusia 18 tahun tersebut.

Sementara menurut Owner Founder Direktur Mutif Crop, Tri Astuti menjelaskan Butik baju muslim Mutif menjalankan program kelilingnya di beberapa sekolah, termasuk SMKN 3 Cimahi. Sekolah ini merupakan yang ketiga dikunjungi oleh Mutif dalam rangka program tersebut.

“Inti acara memberikan edukasi dan motivasi pada siswa-siswi di SMKN 3 untuk anjuran menutup aurat, tips sukses menjadi pengusaha dan tips masuk dunia kerja,” jelasnya.

Baca Juga:Sepanjang Tahun 2024, Kota Bandung Penyumbang Kasus DBD TertinggiMonev di Bandung, Keaktifan Peserta JKN di Jabar Dinilai Masih Rendah

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi angkatan kerja yang sangat besar. Namun, jika mereka tidak dibekali dengan keterampilan yang tepat sejak awal, hal ini akan menjadi sia-sia. Dengan demikian, ia berharap dapat bersaing dengan negara-negara lain di masa depan.

“Yang ditekankan dalam kegiatan ini selain dakwah, sekaligus motivasi agar menjadi orang yang sukses dikemudian hari,” papar Tri.

Meskipun terdapat jurusan yang berbeda-beda, Tri menyatakan hal tersebut merupakan kebutuhan umum dalam industri mereka. Menurutnya yang penting adalah adanya dorongan dari generasi muda untuk berkembang dan mengembangkan diri.

“Siswa-siswi sangat antusias karena kita ini dari industri memang nyambung dengan apa yang mereka butuhkan mereka juga ketika lulus entah mau jadi apa kan,” ungkapnya.

Dalam rangka mengarahkan anak-anak menuju jalur karier yang sesuai dengan idealisme mereka, perlu untuk mempertimbangkan arah industri yang mereka minati.

Oleh karena itu, menurut Tri penting untuk memberikan masukan kepada sekolah agar pendidikan yang diberikan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki nilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kebetulan mereka kan sudah ada yang PKL, jadi kita terbuka dengan mereka bisa collabs begitu, selama ini kan banyak industri yang tidak nyambung dengan dunia pendidikan,” jelas Tri.

Baca Juga:Ono Surono Sambangi Kediaman Dedi Mulyadi, Sinyal PDIP Koalisi dengan Gerindra?Soal Petisi Desakan Mundur Sekda Cianjur, Sekretaris Daerah Jabar Irit Bicara

Menurut Tri, pengembangan keahliannya sesuai dengan bidangnya, memperkuat keterampilannya secara signifikan.

“Kami juga kedepannya membuka proses untuk penerimaan magang di Mutif itu sendiri,” tandasnya. (Mong)

0 Komentar