Realisasi Pajak KPP Bandung Cibeunying 2023 Tembus 102,11 Persen, Kini Ditarget Rp3,498 Triliun

Kepala KPP Pratama Bandung Cibeunying Hasti Garini saat menyerahkan penghargaan ke sejumlah tokoh dan wajib pajak yang patuh, Rabu (6/3).
Kepala KPP Pratama Bandung Cibeunying Hasti Garini saat menyerahkan penghargaan ke sejumlah tokoh dan wajib pajak yang patuh, Rabu (6/3).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kinerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bandung Cibeunying pada 2023 cukup moncer. Realisasi pajaknya tembus 102,11 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala KPP Pratama Bandung Cibeunying Hasti Garini menguraikan, pada 2023 ia mendapat target penerimaan pajak Rp 3,081 triliun. Kemudian realisasinya tembus di angka Rp 3,146 triliun atau sebesar 102,11 persen.

KPP itu membawahi 6 kecamatan di Kota Bandung. Yakni Bandung Wetan, Cibeunying Kidul, Sumur Bandung, Coblong, Cibeunying Kaler dan Cidadap. Dengan total wajib pajak di angka 202.735. Rinciannya 14.312 wajib pajak badan, 191 wajib pajak instansi pemerintah, dan 188.232 wajib pajak orang pribadi.

Baca Juga:Sejumlah KPU Kota Kabupaten di Jabar Belum Tuntaskan RekapitulasiDiskar PB Bandung Ingatkan Jangan Ganggu dan Beri Makan Kawanan Monyet Liar

Hasti melanjutkan, pada 2024 ini KPP Pratama Bandung Cibeunying juga mendapat target yang tidak sedikit. Yakni di angka Rp 3,498 triliun. “Tentu target yang cukup menantang,” paparnya.

Hasti juga sudah ancang-ancang untuk bisa mencapai target tersebut. Di antaranya dengan mengoptimalkan peningkatan data-data wajib pajak di wilayahnya.

Termasuk di dalamnya optimalisasi data pemadanan NIK dan NPWP. Program itu juga terus disosialisasikan secara gencar hingga tenggat waktu 30 Juni 2024 nanti. Sampai dengan Februari 2024, proses pemadanan itu sudah di angka sekitar 79,15 persen.

Penghargaan Bagi Wajib Pajak yang Patuh

KPP Pratama Bandung Cibeunying turut memberikan apresiasi kepada sejumlah wajib pajak yang tertib pajak. Seperti Rabu (6/3) misalnya, sejumlah wajib pajak dari berbagai kategori yang patuh diganjar penghargaan dalam Tax Gathering 2024 itu.

Kategori itu mulai dari wajib pajak yang memberikan kontribusi terbesar, tokoh masyarakat yang patuh pajak, hingga wajib pajak kontribusi besar lainnya. Salah satu tokoh yang mendapat penghargaan itu adalah Lutfi Hamid. Yakni sosok yang sudah tidak asing dalam kancah perbulu tangkisan di Jabar maupun nasional.

0 Komentar