JABAR EKSPRES – Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa ketika seseorang lebih memperhatikan ponselnya daripada orang di sekitarnya, itu bisa membuat mereka merasa kurang percaya diri dan tidak puas dengan penampilan tubuhnya. Fenomena ini disebut “phubbing“.
Kita semua tahu bahwa penggunaan ponsel semakin meluas, memungkinkan kita tetap terhubung dengan orang lain di mana pun kita berada. Namun, terkadang kita terlalu asyik dengan ponsel kita sehingga kita lupa untuk memperhatikan orang-orang di sekitar kita.
Ini adalah phubbing, yaitu ketika kita lebih memperhatikan ponsel daripada teman atau keluarga yang bersama kita. Perilaku ini sering kali dianggap tidak sopan dan bisa merusak hubungan pribadi.
Baca Juga:Dampak Ketimpangan Ekonomi, Meningkatnya Hasrat akan Kekayaan dan StatusSisi Gelap Aktivis Lingkungan, Antara Keinginan Baik dan Manipulasi
Penelitian ini dilakukan oleh Selma Kılıç dan Eyüp Çelik dari Universitas Sakarya di Turki. Mereka ingin tahu apakah orang yang sering melakukan phubbing memiliki pandangan negatif terhadap tubuh dan merasa kurang percaya diri.
Mereka berpikir bahwa karena banyak orang menampilkan kehidupan sempurna mereka di media sosial, orang yang terpapar pada phubbing mungkin juga merasa tidak puas dengan penampilan mereka sendiri.
Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang masih lajang lebih cenderung melakukan phubbing daripada yang sudah menikah.
Ini mungkin karena mereka lebih bebas untuk menggunakan ponsel mereka tanpa memikirkan pasangan mereka.
Para peneliti mengingatkan bahwa phubbing bisa memiliki dampak negatif pada hubungan personal dan kesehatan mental.
Oleh karena itu, penting untuk memahami perilaku ini dan mencari cara untuk menguranginya.
Studi ini memberikan wawasan yang berharga tentang bagaimana phubbing dapat mempengaruhi pandangan seseorang terhadap diri mereka sendiri.
