Ini Pesan Pj Ida Kepada Para Caleg se-Kota Banjar

Pj Wali Kota Banjar dan Ketua DPRD saat mendatangi satu persatu Celeg DPRD Banjar saat silaturahmi di Aula Setda Kota Banjar, Kamis 1 Februari 2024
Pj Wali Kota Banjar dan Ketua DPRD saat mendatangi satu persatu Celeg DPRD Banjar saat silaturahmi di Aula Setda Kota Banjar, Kamis 1 Februari 2024. (Foto: Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penjabat (Pj) Wali Kota Banjar Dr Hj Ida Wahida Hidayati SE, SH, MSi, memberikan pesan suksesi dalam berpolitik kepada seluruh calon Anggota Legislatif DPRD Kota Banjar yang tengah berkompetisi dalam Pemilu tahun 2024.

“Saya kasih resep bagi bapak-bapak ibu-ibu yang baru pertama kali ini Nyaleg. Belajar ke senior. Kenapa inkamben menang terus, karena mereka memelihara suara, jadi konstituen militan,” ucap Ida Wahida Hidayatai, Jumat 2 Februari 2024.

Resep lainnya, lanjut Pj Wali Kota, bagi yang tidak terpilih jangan putus asa, teruslah mencoba, mencoba dan mencoba. Tetapi tidak langsung membiarkan suara yang sudah mempercainya dibiarkan begitu saja. Tetap itu harus dipelihara untuk pesta demokrasi selanjutnya.

Baca Juga:416 ASN di Kota Banjar Ikut Uji KompetensiCair Bulan Maret 2024, Ini Jadwal Pencairan Kenaikan Gaji dan Pensiun ASN, Cek Disini!

“Kalah jangan pundung tapi pelihara untuk 5 tahun kedepan. Suara dipelihara, setelah pemilu juga dipelihara supaya pemilihan akan datang tidak berpindah ke lain hati. Ini resep saya,” katanya.

Ia mengungkapkan rasa keinginan yang pernah muncul maju dalam kontestasi pemilihan anggota legislatif atau nyaleg. Namun rasa itu pudar setelah menerima putusan ditunjuk menjadi Pj Wali Kota Banjar.

“Sebetulnya saya juga calon legislatif. Tapi tidak jadi, kenapa? Karena saya ditugaskan menjadi Pj Wali Kota. Saya harus mengundurkan diri dari ASN kalau saya mencalonkan diri jadi Caleg,” ucap Hj Ida Wahida Hidayati.

Disamping itu, Ia mengajak semua pihak agar sama-sama menjaga Kota Banjar tetap kondusif di tengah masa pemilihan yang tinggal dua pekan hari lagi.

“Membangun Banjar harus kondusif. Membangun susah, ketika gontok-gotok dan merusak sarpras umum kan susah bangunnya deui,” ucapnya. (CEP)

0 Komentar