“Bagaimana mereka tahu suara yang sah, suara yang tidak sah itu seperti apa, karena pengalaman saya ada TPS satu dengan yang lain berbeda nah ini harus kita pastikan tentunya sesuai dengan aturan KPU,” tegas ABS.
Dalam lima tahun terakhir, ABS menambahkan setiap tindakan yang dilakukan dari tahun 2019 hingga 2024 diuji pada saat pemilihan umum, dan karenanya penting bagi pihaknya untuk menjaga hasilnya dengan cermat.
“Jangan sampai nanti rakyat sudah senang, tapi karena kecurangan di TPS bisa jadi kita kalah. Ini yang kita awasi dan kita jaga, saksi kita ini harus jadi saksi yang militan mengawal suara partai Demokrat,” pungkasnya. (Mong).
