Mahfud MD Berikan Pukulan Telak untuk Gibran pada Debat Cawapres!

JABAREKSPRES – Dalam debat Cawapres ke 2 yang berlangsung pada Minggu, (21/01) Mahfud MD memperlihatkan penampilannya sebagai sosok calon pemimpin yang bijaksana.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, sebagai seorang akademisi dan pejabat negara, Mahfud MD menunjukan kelasnya dalam menghadapi berbagai pertanyaan yang ditujukan kepadanya.

‘’Dalam pemngusaan materi, Mahfud MD sangat baik, dan menunjukan kelasnya dengan menyampaikan data,’’ ujar Ray dalam keterangannya.

Sementara itu, untuk Cawapres 01 Muhaimin Iskandar juga tampil lebih baik dari sebelumnnya. Dalam penguasaan debat Cak Imin tampil lebih baik dan lebih siap.

Cak Imin juga mempu membalas sindiran Gibran karena sering membaca catatan. Dan salah satu celetukan Cak Imin yang mengatakan bahwa yang penting bukan catatan MK langsung viral dimedia sosial.

“Satu yang penting bukan catatan dari Mahkamah Konstitusi dan kedua soal keberlanjutan kekuasaan,” ujarnya.

Menurut Ray, penampilan Gibran kali ini seperti ingin menunjukan bahwa dia ingin ‘’balas dendam’’ terhadap pukulan telak Capres Prabowo yang diserang bertubi-tubi oleh Ganjar dan Anies.

‘’Jadi ini seperti “Balas dendam” atas situasi debat sebelumnya yang menimbulkan banyak tangis di kalangan pemilih Prabowo Subianto,’’ ujarnya.

Akan tetapi upaya Gibran ini gagal total. Bahkan Mahfud MD dan Cak Imin bisa menangkis pertanyaan yang dilontarkan dengan pola yang sama dari debat sebelumnnya.

Gibran waktu itu melontarkan pertanyaan pendek dengan disertai singkatan. Meski tidak bisa dijawab oleh Mahfud MD dan Cak Imin. Pertanyaan Gibran mampun diputarbalikan karena dianggap tidak sesuai dengan aturan.

Salah satu yang menarik Ketika Gibran membalas jawaban dari Mahfud MD, Gibran memperagakan gerak tubuh yang bagi kalangan netizen sebagai orang yang tidak memiliki etika.

Ray mengatakan, jika merujuk kepada komentarnya Jokowi yang mengatakan bahwa acara tersebut harus mengedepankan etika. Pada pelaksanaan debat Cawapres ke-2 tersebut penampilan Gibran sangat berbeda jauh dari debat pertama.

” Jadi apakah kiranya debat malam ini merupakan contoh debat beretika dan penuh pendidikan politik?” Pungkas Ray. (yan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan